Aceh

UAS: Masyarakat Aceh tangguh hadapi tantangan

Foto Dok Humas Aceh

Banda Aceh (Aentenews) –  Dai kondang, Ustadz Abdul Somad (UAS) menyatakan masyarakat Aceh adalah orang-orang yang lahir dari rahim pejuang, sehingga tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Orang Aceh sedang ditanam untuk bertumbuh.  Mari kita jaga Aceh, mari jaga anak-anak kita, mari tegakkan amar ma’ruf nahi mungkar di bumi Aceh,” katanya dalam tausiahnya di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Jumat.

Kehadiran UAS dalam rangka refleksi 21 tahun tsunami Aceh, 26 Desember 2025. Zikir dan doa menggema diikuti seribuan masyarakat dan para ulama di kota berjuluk “Serambi Mekah” itu.

Lebih lanjut, UAS juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga Aceh, merawat generasi muda, dan senantiasa menegakkan nilai amar ma’ruf nahi mungkar sebagai landasan kehidupan sehari-hari.

UAS juga turut menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa 1 Ton daging rendang, 10 ton beras, 1 mobil colt diesel pakaian layak pakai, mushaf Al Quran, dan  buku Iqra.

Pihaknya juga berencana merenovasi mesjid-mesjid yang terdampak bencana yang bersumber dari Yayasan Tabung Wakaf Umat untuk Aceh. Bantuan tersebut nantinya akan disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak banjir di Provinsi Aceh.

Sementara itu, Wagub Aceh Fadhlullah mengajak seluruh masyarakat agar menjadikan peringatan ini sebagai momentum refleksi, memperkuat keimanan, dan menumbuhkan kepedulian sosial.

Fadhlullah menyampaikan harapannya agar tausiah yang disampaikan UAS dapat menjadi penyejuk hati sekaligus menumbuhkan semangat bagi masyarakat Aceh untuk bangkit kembali, “Mudah-mudahan tausiah dari ustadz Abdul Somad dapat menjadi penyejuk hati dan semangat kebangkitan masyarakat Aceh,” ujar Fadhlullah.

Fadhlullah juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kedamaian dan ketenteraman di Aceh. Perselisihan yang sempat terjadi antara aparat TNI/Polri dan masyarakat pada 25 Desember 2025 di beberapa daerah, termasuk Aceh Utara, Lhokseumawe, dan Aceh Timur.

Fadhlullah secara tegas mengingatkan agar seluruh pihak tetap mengendalikan sikap dalam menghadapi bencana. Ia juga menekankan agar TNI/Polri dan masyarakat dapat bertindak bijak dalam menghadapi situasi sulit ini, serta mengajak untuk mengedepankan kekompakan dan persatuan dalam membantu korban bencana.

“Kami berharap, TNI/Polri untuk menahan diri dalam situasi ini, dan kepada masyarakat, mari kita bersatu padu dalam misi kemanusiaan. Mari jaga kekompakan untuk membantu saudara kita dalam menghadapi bencana ini,” tegas Fadhlullah.//Redaksi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button