Kirab Bendera Merah Putih sambut HUT RI di Lhokseumawe

Kirab Bendera Merah Putif.Foto Dok Penrem Lilawangsa
Lhokseumawe ( Aentenews) – Suasana sakral dan khidmat menyelimuti pelaksanaan parade Kirab Bendera Merah Putih dengan ukuran panjang ratusan meter dalam rangkaan kegiatan menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kota Lhokseumawe, provinsi Aceh, Sabtu (15/08/2026).
Sebanyak 12 Kabupaten/Kota dalam wilayah tugas Korem 011/Lilawangsa turut serta mengikuti Kirab Bendera Merah Putih. Kirab hari ini adalah simbol perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa.
Arak-arakan kolosal yang menembus batas dan menyatukan jiwa Nusantara ini memukau masyarakat yang turut menyaksikan sambil mengabadikan momen bersejarah sepanjang rute jalan protokol.
Agenda tahunan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai unsur sinergis, mulai dari prajurit TNI tiga matra (AD, AL, AU), Polri, Satpol PP, Resimen Mahasiswa (Menwa), siswa-siswi Pramuka, hingga elemen masyarakat sipil. Jajaran pejabat unsur Forkopimda di masing-masing daerah juga tampak hadir membaur di tengah barisan pasukan Kirab.
Sejumlah kabupaten/kota yang terlibat dalam kegiatan serentak menggelar Kirab Bendera Merah Putih, masing-masing Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, serta Kota Lhokseumawe dan Kota Langsa.
Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran, menegaskan bahwa kirab kebangsaan ini bukan sekadar rutinitas seremoni tahunan. Kegiatan ini merupakan simbol kejayaan bangsa sekaligus refleksi atas darah, doa, dan air mata para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan.

“Kirab Merah Putih ini adalah ikhtiar kita bersama untuk terus mengobarkan semangat persatuan dan kesatuan khususnya di Provinsi Aceh. Bendera raksasa yang membentang dan diarak bersama ini menjadi bukti nyata bahwa jiwa patriotisme dan nasionalisme masyarakat Aceh tetap berkibar gagah, kokoh, dan tak tergoyahkan,” ujar Brigjen TNI Ali Imran dalam keterangannya, Sabtu (15/08/2026).
Danrem Brigjen TNI Ali Imran yang juga menjabat sebagai Danrindam Iskandar Muda menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pihak dan masyarakat yang telah ikut berpartisipasi menyukseskan tradisi kebangsaan ini.
“Melihat antusiasme luar biasa dari TNI, Polri, pemerintah daerah, adik-adik pelajar, hingga masyarakat yang turun ke jalan, ego sektoral kita lebur menjadi satu rasa cinta tanah air. Momentum bersejarah ini harus kita jadikan semangat terus membangun Aceh yang damai, maju, dan sejahtera dalam bingkai NKRI,” demikian katanya.
Aentenews by Ampelsa.




