Banda Aceh (Aentenews) – Warga antre membeli gas epliji subsidi ukuran 3 kilogram saat berlangsung operasi pasar murah di Banda Aceh, Aceh, Rabu (8/7/2026). Pemerintah meluncurkan paket stimulus ekonomi semester -II 2026 antara lain Insentif Impor LPG dan Bahan Baku Plastik dengan menetapkan Bea Masuk turun dari 5 persen menjadi Nol Persen atas impor LPG yang diharapkan dapat meningkatkan nilai manfaat bagi sektor ekonomi sebesar Rp2,25 triliun. Aentenews Foto/Ampelsa.
Warga antre membeli gas epliji subsidi ukuran 3 kilogram saat berlangsung operasi pasar murah di Banda Aceh, Aceh, Rabu (8/7/2026). Pemerintah meluncurkan paket stimulus ekonomi semester -II 2026 antara lain Insentif Impor LPG dan Bahan Baku Plastik dengan menetapkan Bea Masuk turun dari 5 persen menjadi Nol Persen atas impor LPG yang diharapkan dapat meningkatkan nilai manfaat bagi sektor ekonomi sebesar Rp2,25 triliun. Aentenews Foto/Ampelsa.Warga antre membeli gas epliji subsidi ukuran 3 kilogram saat berlangsung operasi pasar murah di Banda Aceh, Aceh, Rabu (8/7/2026). Pemerintah meluncurkan paket stimulus ekonomi semester -II 2026 antara lain Insentif Impor LPG dan Bahan Baku Plastik dengan menetapkan Bea Masuk turun dari 5 persen menjadi Nol Persen atas impor LPG yang diharapkan dapat meningkatkan nilai manfaat bagi sektor ekonomi sebesar Rp2,25 triliun. Aentenews Foto/Ampelsa.Warga duduk antre menunggu kedatangan trukmengangkut tabung gas elpiji subsidi ukuran 3 kilogram saat berlangsung operasi pasar murah di Banda Aceh, Aceh, Rabu (8/7/2026). Pemerintah meluncurkan paket stimulus ekonomi semester -II 2026 antara lain Insentif Impor LPG dan Bahan Baku Plastik dengan menetapkan Bea Masuk turun dari 5 persen menjadi Nol Persen atas impor LPG yang diharapkan dapat meningkatkan nilai manfaat bagi sektor ekonomi sebesar Rp2,25 triliun. Aentenews Foto/Ampelsa.