Kolaborasi lintas perguruan tinggi pemulihan pascabencana di Bener Meriah
Banda Aceh (Aentenews) – Tim Program Pengabdian Kepada Masyarakat Kolaboratif Indonesia Universitas Syiah Kuala (PMKI USK), Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar sejumlah rangkaian kegiatan dan pendampingan untuk membantu pemulihan pasca bencana di Kampung Pantan Kemuning, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah.
“Program ini merupakan inisiatif Asosiasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) se-Indonesia untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir,” kata Ketua tim pengabdi dari USK, Ir. Freddy Sapta Wirandha, di Bener Meriah, Senin (20/7/2026).
Dikatakannya, rangkaian kegiatan lapangan yang berlangsung intensif sejak 8 Juli hingga 7 Agustus 2026 tesebut, sebagai bagian dari skema besar PMKI yang berjalan dari Mei hingga November 2026.
Tujuan dari program tersebut, katanya, tidak hanya berorientasi pada hasil akademis, tetapi benar-benar difokuskan untuk memulihkan dampak bencana serta membangun ketangguhan masyarakat melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dalam pelaksanaannya, tim dosen lintas universitas ini membawa kepakaran dari berbagai disiplin ilmu dan didukung sejumlah mahsiswa dari berbagai disiplin ilmu.
Adapun program kerja lapangan mencakup pemetaan potensi sumber daya air dan tutupan lahan, pelatihan teknis, edukasi mitigasi bencana, hingga pembentukan Kelompok Masyarakat Sadar Bencana (POKDARNA).
Selain itu, tim juga mendampingi perangkat desa dalam penyusunan regulasi mitigasi bencana berbasis data geospasial melalui Qanun Gampong.
Sementera, Reje atau Kepala Desa, Pantan Kemuning, Zahrial Fikri, menyambut baik program tim kolaborasi, karena masyarakat membutuhkan pendampingan dalam menata kembali kehidupan pascabencana. “Kami berkomitmen penuh mendukung rangkaian program ini agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi desa kami,” ucapnya.
Sinergi ini turut mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Kepala Pelaksana BPBD Bener Meriah, Ilham Abdi, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah konkret yang dilakukan oleh tim PMKI.
“Kami berterima kasih atas kehadiran tim PMKI di Pantan Kemuning, salah satu desa yang terdampak bencana hidrometeorologi akhir tahun 2025 lalu. BPBD Bener Meriah siap membuka akses koordinasi dan bekerja sama seluas-luasnya guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal,” tutup Ilham.
Aentenews by Ampelsa




https://shorturl.fm/tRmZs