312 rumah terendam banjir di Subulussalam, BPBD lakukan evakuasi warga

Subulussalam (Aentenws) – Banjir luapan sungai akibat curah hujan dengan intensitas tinggi sejak Sabtu (26/9/2026) merendam sebanyak 312 unit rumah warga di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, provinsi Aceh.
Banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan Sungai Lae Souraya di daerah itu meluap hingga merendam ratusan rumah dan permukiman penduduk.
Berdasarkan laporan yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Subulussalam, Minggu (27/9/2026) wilayah yang terdampak banjir berada di Desa Sigrun dan Desa Jabi-Jabi, Kecamatan Sultan Daulat.
Akibat banjir tersebut, sebanyak 312 unit rumah warga terendam banjir. Warga terdampak tersebar di dua desa, yakni 20 kepala keluarga (KK) di Desa Sigrun dan 292 KK di Desa Jabi-Jabi.
Badan Penanggulangan Bencana Aceh menyatakan, hingga laporan terakhir yang diterima tidak terdapat pengungsi maupun korban jiwa. Kondisi tersebut masih terus dipantau oleh petugas di lapangan seiring dengan proses penanganan dan pendataan terhadap masyarakat yang terdampak.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kota Subulussalam telah melakukan sejumlah langkah penanganan. Petugas melakukan kajian cepat untuk mengetahui kondisi dan dampak banjir di lokasi kejadian. Selain itu, anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evaluasi, pemantauan serta pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan akibat banjir.
BPBD Kota Subulussalam juga memobilisasi satu unit perahu yang digunakan untuk mendukung proses evakuasi apabila diperlukan serta membantu penyaluran logistik kepada masyarakat terdampak.
Laporan BPBD , kondisi di lokasi masih dalam tahap penanganan. Petugas BPBD bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan perkembangan kondisi banjir, evaluasi di lapangan serta pendataan dampak yang ditimbulkan.
Perkembangan kondisi akan terus dipantau untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya sesuai situasi di lapangan.
Aentenews by Ampelsa.




