Pemerintah Aceh kerahkan alat berat ke Aceh Tamiang

Foto Dok Tim Tanggap Darurat Bencana
Banda Aceh (Aentenews)- Pemerintah Aceh mengerahkan lima unit alat berat untuk membersihkan material lumpur dan kayu gelondongan yang menimbun sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Aceh Tamiang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menjelaskan agar sisa material banjir tidak menghambat proses belajar mengajar terlalu lama, maka pembersihan material berat memerlukan penanganan khusus agar bangunan sekolah layak digunakan kembali.
“Pemerintah Aceh mengerahkan lima unit alat berat untuk mempercepat proses evakuasi material lumpur tebal dan kayu-kayu gelondongan yang masuk ke area sekolah,” ujar Sekda Aceh dalam keterangannya, Senin (5/1).
Ia menjelaskan tim di lapangan menerapkan strategi pembersihan bertahap. Fokus utama adalah memastikan bagian dalam bangunan bersih dari sisa bencana sebelum berlanjut ke area luar.
“Target pertama kami adalah membersihkan kelas-kelas, ruang guru, tata usaha, dan ruangan lainnya. Langkah yang dilakukan adalah mendorong lumpur keluar dari ruangan menuju halaman. Setelah itu, baru kami bersihkan bagian luar sebagai tahap finishing,” ucap M. Nasir.
Ia menambahkan bahwa kondisi terparah ditemukan di ruang guru dan tata usaha, di mana endapan lumpur menutupi lantai dengan volume yang cukup besar.
Selain dukungan alat berat, aksi pemulihan ini juga diperkuat oleh kehadiran relawan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh. Para relawan ini bekerja secara manual menggunakan cangkul, sekop, dan pendorong air untuk menjangkau sudut-sudut ruangan yang tidak bisa diakses alat berat.
Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf atau Mualem memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi antara teknologi alat berat dan tenaga manusia di lapangan. Mualem mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah bahu-mambahu turun ke lokasi bencana.
“Gubernur mengucapkan banyak terima kasih kepada para relawan ASN yang telah mendedikasikan waktu dan tenaganya untuk memastikan anak-anak kita bisa kembali bersekolah dengan nyaman,” pungkas M. Nasir. //Redaksi.



