Gayo Lues (Aentenews) – Sebanyak 133 kepala keluarga (KK) korban bencana banjir di Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Kabupaten Gayo Lues, Aceh menempati hunian sementara (huntara) yang dibangun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Pemindahan warga ke huntara ini sesuai dengan target sebelum lebaran Idul Fitri,” kata kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto di Gayo Lues, Rabu (11/3/2026).
Kunjungan Kepala BNPB Suharyanto dalam suasana Ramadhan ke daerah itu, selain agenda penyerahan dan peresmian huntara , sekaligus silaturrahmi serta berbuka puasa bersama dengan warga terdampak dan pejabat setempat.
Warga yang sudah menempati hunian sementara juga menerima bantuan bahan pokok dan kebutuhan nonpangan untuk mencukupi kebutuhan selama 10 hari.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto kepada warga yang baru menempati huntara di desa tersebut sebagai pemenuhan kebutuhan dasar mereka sebelum menerima bantuan jaminan hidup dari pemerintah pusat.
Dalam kunjungannya, Suharyanto juga menyapa warga serta melihat kondisi hunian sementara yang baru ditempati warga. Ia berharap kepindahan warga dari tenda pengungsian ke huntara dapat membuat mereka lebih nyaman, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Semoga warga bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga di tempat yang lebih layak,” ujarnya saat berdialog dengan pengungsi.
Huntara yang dibangun BNPB berbentuk blok hunian komunal yang dilengkapi fasilitas dasar seperti pasokan air dan listrik. Setiap unit huntara juga memiliki kamar mandi dan toilet.
Menurut Suharyanto, konsep hunian komunal dipilih karena keterbatasan lahan. Sebagian warga kehilangan tempat tinggal setelah banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu.
Sementara itu, Bupati Gayo Lues Suhaidi menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat melalui BNPB dalam penanganan bencana di daerahnya.
Dalam sambutannya, bupati Suhaidi berharap dukungan pemerintah melalui BNPB terus berlanjut untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah penghasil kopi tersebut.
Seusai menyampaikan harapan , Bupati Suhaidi bersama Kepala BNPB Suharyanto mengajak warga penghuni baru huntara berbuka puasa dan dilanjutkan penyerahan santunan kepada anak yatim.
Aentenews by Farid Ismulah




