LingkunganNasional

Banjir bandang terjang empat kecamatan Tapanuli Tengah, waspada susuluan 

Jakarta-JAKARTA – Banjir bandang yang menerjang empat kecamatan di wilayah Tapanuli Tengah, Sumatra Utara akibat intensitas curah hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut pada Sabtu (18/7/2026) pukul 15.52 WIB hingga saat ini dilaporkan mulai surut.Namun, warga dimbau tetap waspada potensi banjir susulan. 

Banjir yang menggenangi rumah penduduk akibat luapan sungai dan jebolnya tanggul dilaporkan hingga saat ini mulai berangsur surut dan sebagian warga kembali ke rumahnya untuk membersihkan lumpur dan sampah kayu bekas. Hingga saat  ini dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir tersebut.

Wilayah terdampak banjir meliputi tujuh kelurahan di empat kecamatan yaitu Kecamatan Tukka, Badiri, Pinangsori, dan Sarudik.

Pada saat kejadian banjir, personil BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah bersama tim gabungan segera melakukan evakuasi warga. Sebanyak 145 jiwa warga Kelurahan Sipangen mengungsi di Gedung Gereja HKBP Sipange sejak semalam. Dapur umum telah didirikan untuk memenuhi kebutuhan permakanan bagi warga terdampak.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (19/7/2026), melaporkan personil BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah masih bersiaga di lokasi dan mendata kerugian akibat banjir.

Banjir Tapanuli Tengah. Foto BPBD Tapteng

Ia mengatakan, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan terhadap dinamika cuaca di masa musim kemarau saat ini. Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Sumatera Utara berpeluang terjadinya hujan dengan intensitas ringan dalam beberapa hari ke depan. 

Hujan terjadi akibat masih adanya aktivitas gelombang atmosfer diprakirakan aktif, belokan angin (shearline) di Samudra Hindia barat Sumatera serta suhu muka laut yang masih hangat mendukung pembentukan awan-awan hujan.

Masyarakat diharapkan senantiasa memantau pembaruan informasi dari sumber resmi dan terpercaya seperti BNPB, BPBD dan BMKG.

Aentenews by Ampelsa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button