Sabang

Nur Farisal: Penting penguatan PKK, Posyandu dan Dekranasda

Sabang (Aentenews) – Ketua TP PKK,  Dekranasda dan TP Posyandu Kota Sabang, Nuri Farisal, menegaskan penguatan tata kelola dan sinegi terhadap tiga  lembaga yang ia pimpin tersebut.

Penguatan tata kelola dan sinergi antar lembaga menjadi bagian penting untuk memastikan program di daerah berjalan lebih terarah dan sesuai kebutuhan masyarakat, katanya di Jakarta, Senin.

“Melalui pertemuan ini, kita mendapatkan banyak masukan dan penguatan terkait tata kelola serta kolaborasi antarlembaga. Hal ini tentu menjadi bahan bagi kami di daerah, untuk terus memperkuat program dan sinergi sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Sabang,” ujar Nuri.

Menurutnya, sinergi antara TP PKK, Dekranasda dan TP Posyandu juga perlu diperkuat bersama pemerintah daerah serta perangkat daerah terkait, sehingga berbagai program yang dijalankan dapat saling mendukung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin setiap program tidak hanya berjalan sebagai kegiatan, tetapi benar-benar terintegrasi, terukur dan memberikan dampak bagi keluarga serta masyarakat. Karena itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait menjadi sangat penting,” katanya.

Rapat di Jakarta, Senin (21/9), diikuti sekitar 1.500 peserta dari tingkat pusat dan daerah yang berasal dari 16 provinsi di wilayah Indonesia bagian barat dan melibatkan 273 kabupaten/kota. Pertemuan tersebut juga menghasilkan rencana tindak lanjut, penanggung jawab, indikator kegiatan, serta mekanisme pemantauan dan evaluasi program.

Sementara itu, Ketua Umum TP PKK sekaligus Ketua Umum TP Posyandu dan Ketua Harian Dekranas, Tri Tito Karnavian, menekankan pentingnya tata kelola yang kuat, mulai dari struktur organisasi, pembagian tugas dan kewenangan, koordinasi, perencanaan program, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi.

Tri juga menegaskan, sinergi antara Dekranasda, TP PKK dan TP Posyandu bukan berarti menyamakan tugas dan fungsi masing-masing lembaga. Sebaliknya, kolaborasi perlu dibangun dengan memperkuat pembagian peran sesuai tugas dan keunggulan masing-masing agar program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.//Redaksi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button