Aceh TenggaraBencana Alam

Aceh Tenggara diterjang banjir,  jembatan putus dan  jalan tertimbun lumpur

Foto Dok BPBD Aceh Tenggara

Aceh Tenggara (Aentenews) – Banjir luapan sungai akibat curah hujan dengan intensitas tinggi mengakibat debet air sungai meluap dan merendam sejumlah rumah warga dan jembatan putus di sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, sejak Sabtu, 26 September 2026, sekitar pukul 00.15 WIB. 

Bencana tersebut dipicu oleh tingginya curah hujan yang mengakibatkan debit air Sungai Lawe Kisam dan Sungai Lawe Kinga meningkat secara signifikan.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tenggara, wilayah yang terdampak banjir, mencakup delapan kecamatan dengan puluhan rumah terdampak, yakni Kecamatan Lawe Sumur, Bukit Tusam, Bambel, Ketambe, Babussalam, Darul Hasanah, dan Lawe Bulan 

Dilaporkan, banjir mengakibatkan kerusakan pada lahan pertanian masyarakat seluas kurang lebih 50 hektare di Desa Terutung Megara Lawe Desa Kisam Gabungan. 

Banjir dan luapan sungai turut mengganggu akses transportasi masyarakat. Badan jalan Kutacane–Blangkejeren di Desa Kati Maju, Kecamatan Ketambe, tertimbun longsor dan menyebabkan tiang listrik PLN tumbang. Petugas juga menemukan pohon tumbang yang menutup akses jalan nasional pada kawasan Tanjakan Gurah Ketambe.

Akses penghubung antarkecamatan di lokasi Jembatan Natam–Simpang Empat Tanjung dan Jembatan Mbarung menuju Kecamatan Lawe Alas sudah tidak dapat dilalui karena hanyut dan tergerus arus sungai. 

Selain itu, oprit Jembatan Mbarung Datuk–Lawe Sikap amblas sehingga untuk sementara tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Kerusakan infrastruktur lainnya terjadi pada ruas jalan Pulonas Baru menuju Lawe Rutung yang mengalami abrasi akibat gerusan arus Sungai Lawe Bulan sepanjang kurang lebih 50 meter. Sebagian badan jalan pada Jembatan Rangka Baja Biakmuli yang merupakan jembatan nasional juga turut amblas dan memerlukan penanganan lebih lanjut.

Akibat kejadian tersebut, tercatat sebanyak 52 kepala keluarga atau 203 jiwa terdampak banjir. Hingga laporan terakhir diterima, tidak terdapat pengungsi maupun korban jiwa.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Aceh Tenggara telah melakukan sejumlah upaya penanganan. Petugas melaksanakan kajian cepat serta mengerahkan anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi terdampak untuk melakukan pendataan dan evaluasi kondisi lapangan.

BPBD Kabupaten Aceh Tenggara juga menurunkan satu unit alat berat excavator untuk mendukung penanganan kerusakan tanggul dan normalisasi Sungai Lawe Kisam di Desa Pancar Iman, Kecamatan Bambel. Selain itu, petugas TRC BPBD melakukan pemotongan dan pembersihan pohon tumbang yang menutup jalan nasional Kutacane–Blangkejeren di kawasan Tanjakan Gurah Ketambe.

Hingga laporan ini disampaikan, kondisi air di sejumlah wilayah terdampak sudah mulai surut. Meski demikian, pemantauan dan penanganan masih terus dilakukan, khususnya terhadap kerusakan tanggul, jalan, jembatan, lahan pertanian, serta akses transportasi yang terdampak banjir dan longsor.

Foto dok BPBD Aceh Tenggara.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ir. Bahron Bakti menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan penanganan banjir di Kabupaten Aceh Tenggara melalui koordinasi dengan BPBD setempat.

“BPBA terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Aceh Tenggara untuk memantau perkembangan kondisi banjir, termasuk dampak terhadap masyarakat, lahan pertanian, tanggul, jalan dan jembatan. Kami mengapresiasi langkah cepat yang telah dilakukan oleh BPBD dalam melaksanakan kajian, pendataan, pengerahan TRC, serta penggunaan alat berat untuk mendukung penanganan di lapangan,” ujar Bahron Bakti.

Meskipun air mulai surut, sejumlah infrastruktur masih mengalami kerusakan dan memerlukan perhatian, terutama ruas jalan dan jembatan yang tidak dapat dilalui kendaraan serta tanggul sungai yang jebol mengakibat warga terisolasi.

Aentenews by Ampelsa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button