
Banda Aceh (Aentenews) – Ketua Yayasan Sekretariat Yayasan Laksamana Keumala Hayati Potjut Haslinda menyatakan spirit Pahlawan Nasional Laksamana Keumala Hayati yang ketika itu masyur hingga ke ujung dunia itu perlu dicontoh oleh generasi muda terutama kaum perempuan Aceh saat ini.
Saat peresmian Sekretariat Yayasan Laksamana Keumala Hayati di Banda Aceh, Kamis, itu Potjut Haslinda menegaskan jangan lupakan juga jasa jasa pahlawan Aceh lainnya seperti Cut Nyak Dhin dan Cut Mutia.. Mereka telah memperjuangkan Aceh dari berbagai penindasan dan kezaliman penjajah.
“Semangat Malahayati yg berjuang tanpa pamrih dgn penuh patriotisme merupakan teladan yg mesti di gurui dan ditiru oleh kita semua. Keumala Hayati mesti menjadi Icon bagi generasi bangsa untuk membangun rakyat Indonesia dan khususnya masyarakat Aceh yg lebih bermartabat dan sejahtera,” kata dia.
Sementara itu, Kadis Sosial Aceh Muslem Yacop, menyatakan perjuangan Pemerintah Aceh dalam proses penganugerahan Pahlawan Nasional bagi Laksamana Keumala Hayati dimana kala itu Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) meminta bukti, Malahayati bukan legenda, namun fakta sejarah.
Akhirnya setelah ditelusuri disejumlah museum dan perpustakaan dalam dan luar negeri, maka ditemukanlah satu manuscript di Leiden University Libraries Belanda yang menjadi bukti bahwa Laksamana Keumalahayati lebih tepat dikenang sebagai Laksamana Perempuan Aceh yang memimpin armada Inong Balee dalam menghadapi Belanda (VOC), khususnya ekspedisi Jenderal Cornelis de Houtman tahun 1599.
Ketika itu sang Jenderal Belanda terbunuh ditangan Laksamana Keumala Hayati.
Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang akademisi kampus Unimal, Dr Nurarafah S.H.,M.H. bahwa besar harapan Yayasan ini tumbuh dan berkembang dengan meneladani figur Pahlawan Laksamana Malahayati yang merupakan Laksama perempuan pertama di dunia dan menjadi bukti bahwa Aceh sedari dulu telah menerapkan kesetaraan antara laki laki dan perempuan.
Karena itu, Perjuangan Laksamana Malahayati perlu dilanjutkan dan besar harapan Yayasan Laksamana Keumala Hayati ini dapat meneruskan perjuangan Sang Pahlawan.
Rilis




