Aceh

KRI Angkatan Darat tiba di Lhokseumawe, angkut logistik untuk daerah bencana

Banda Aceh (Aentenews) –  Kapal Angkatan Darat Republik Indonesia (ADRI LIII) mengangkut alat berat dan bantuan logistik pendukung  untuk pemulihan daerah terdampak bencana alam banjir di sejumlah daerah di Aceh.

TNI AD mengerahkan Kapal ADRI LIII dan tiba di Pelabuhan Krueng Geukueh Lhokseumawe, Selasa (13/1), untuk mengantarkan alat berat ke Aceh guna membantu proses pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana alam banjir dan longsor di Aceh.

Pengiriman alat berat tersebut terdiri dari beberapa unit ekskavator  PC 200,ekskavator long ARM, Bulldozer,Dumptruck dan mobil penjernih air diterima langsung oleh Pangdam IM, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo.

Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Joko Hadi Susilo didampingi Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, menyatakan sejumlah alat berat dan logistik pendukung lainnya merupakan bantuan TNI AD  yang sebelumnya dilepas keberangkatannya oleh Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjutak beberapa hari lalu.

“Pengerahan alat berat itu, menjadi kunci utama dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana alam banjir di Aceh,” kata  Pangdam IM.

Dukungan bantuan alat berat itu, akan digunakan oleh prajurit TNI dalam pemulihan infrastruktur, membersihkan lumpur dan longsor  di sejumlah wilayah Korem 011 Lilawangsa yang terdampak bencana.

Sejumlah lat berat tersebut,  akan disebar ke beberapa wilayah tedampak bencana, yakni kabupaten Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur dan Aceh Tamiang.

Pangdam memastikan kedatangan alat berat itu secepatnya dikirim ke daerah terdampak bencana agar proses pemulihan infrastruktur berjalan lebih cepat, khusus di wilayah yang masih terisolir pasca bencana banjir.

Pangam IM  menambahkan, TNI terus berupaya  mengebut pembangunan jembatan di daerah terdampak dan sebanyak 15 jembatan sudah selesai dibangun, delapan titik pembangunan jembatan penghubung antar provinsi dan kabupaten terus dikebut penyelesaian.

Sementara, 23 titik jembatan araco dan delapan titik jembatan gantung juga dalam proses penyelesaian.

Pangdam IM mengapresiasi sinergi para prajurit TNI, seluruh instansi pemerintah dan masyarakat tetap kompak bersama dalam percepatan pemulihan bencana di Aceh.
Aentenews by Ampelsa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button