HukumNasional

TNI AL Tangkap Kapal Berbendera Vietnam, Gagalkan Penyelundupan 780 Kilogram Sisik Tenggiling

Jakarta  (Aentenews) – TNI AL  menggagalkan penyelundupan sebanyak 780 kilogram Sisik Tenggiling (Pholidota) jaringan internasional dan mengamankan kapal berbendera Vietnam, MV Hoi An 8, di Perairan Tanjung Sekong, Merak, Banten Selasa (7/4/2026).

Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Catur Yogiantoro, di Jakarta, Rabu (8/4/2026), menyatakan kapal, nakhoda, serta seluruh barang bukti diamankan ke Mako Lanal Banten untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Catur Yogiantoro mengatakan, penggagalan penyelundupan Sisik Tenggiling ini berawal dari patroli rutin KAL Anyer I-3-64 yang mendeteksi adanya pergerakan mencurigakan di Perairan Merak, Banten. 

Tim VBSS (Visit, Board, Search, and Seizure)  melakukan pemeriksaan di atas kapal berbendera Vietnam itu dan menemukan 26 paket kardus berisi Sisik Tenggiling dengan total berat mencapai 780 kilogram yang disembunyikan di bagian haluan palka kapal.

Setelah melakukan penggeledahan, TNI AL mengamankan kapal, nakhoda, serta seluruh barang bukti ke Mako Lanal Banten dalam pengawasan ketat unsur patroli TNI AL.

Kapal MV Hoi An 8 yang mengangkut muatan resmi berupa steel coil tersebut diduga melakukan pelanggaran hukum terkait penyelundupan dan perdagangan satwa dilindungi. Berdasarkan temuan awal, modus operandi masih dalam pendalaman dan diduga melibatkan praktik transshipment di laut. 

Catur Yogiantoro menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud kesiapsiagaan prajurit dalam melaksanakan patroli dan pengawasan wilayah laut serta mencegah segala bentuk kegiatan ilegal, khususnya perdagangan satwa dilindungi yang mengancam kelestarian ekosistem. 

“Saat ini Lanal Banten terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan internasional, tambah Catur.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Muhammad Ali memerintahkan agar seluruh jajaran TNI AL meningkatkan kewaspadaan serta memperketat pengawasan di wilayah perairan yurisdiksi Indonesia guna mencegah segala bentuk pelanggaran hukum di laut. 

TNI AL akan terus berkomitmen menjaga kedaulatan serta melindungi sumber daya alam demi kepentingan bangsa dan negara.

Aentenews by Ampelsa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button