
Banda Aceh (Aentenews) – Sejumlah ruas jalan di Kota Banda Aceh tampak lengang dibandingkan biasanya menyusul informasi aksi demo besar-besaran mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Aceh (ARA), Senin, pukul 10.00 WIB.
Ruas jalan pusat perbelanjaan menuju Pasar Atjeh terpantau lengang tidak seperti biasanya. Masyarakat mengurangi aktivitasnya di luar guna mengantisipasi berbagai hal yang tidak diinginkan seperti yang terjadi di kota-kota lain di Tanah Air.
Sementara di titik kumpul aksi, di depan Gedung DPRA terpantau aparat kepolisian yang dilengkapi kendaraan taktis (rantis) dan water canon serta puluhan polisi tampak berjaga-jaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan terjadi, hingga pukul 11.30 WIB.
Sementara pengunjuk rasa terus berdatangan ke gedung DPRA, dan sebagian mereka berkumpul di luar pagar menunggu pendemo lainnya.
Sementara sebelumnya Kapolda Aceh Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana aman dan damai di Tanah Rencong, serta tidak mudah terprovokasi dengan situasi yang berkembang.
“Masyarakat Aceh sejak dahulu menjunjung tinggi adat dan adab. Untuk itu pentingnya hidup tertib dan damai. Inilah yang perlu terus kita jaga,” tegasnya di Banda Aceh, Ahad.
Menurutnya, rasa aman akan lahir bila semua pihak menjunjung tinggi nilai persaudaraan serta adab yang telah lama menjadi bagian dari kearifan lokal Aceh.




