Pidie

Pemerhati: Kendaraan dinas Keuchik wajib ditempel stiker “milik pemerintah”

Sigli (Aentenews) – Pemerhati kebijakan publik Muharamsyah menyarankan seluruh kendaraan dinas berupa sepeda motor yang dibeli dari Dana Desa (DD) perlu diberi penanda berupa stiker bertuliskan “Milik Pemerintah” atau identitas resmi pemerintah gampong.

Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat pengawasan publik terhadap aset yang bersumber dari anggaran negara.

Menurut Muharamsyah, kendaraan operasional yang dibeli melalui Dana Desa merupakan aset pemerintah, sehingga penggunaannya harus dapat diawasi masyarakat secara terbuka dan tidak dipersepsikan sebagai milik pribadi aparatur desa, termasuk keuchik.

“Bupati perlu menekankan kepada dinas terkait agar menginstruksikan keuchik menempel stiker pada sepeda motor yang dibeli menggunakan dana negara,” kata Muharamsyah kepada wartawan di Sigli.

Ia menjelaskan, pemasangan identitas pada kendaraan aset pemerintah gampong merupakan bagian dari tertib administrasi sekaligus bentuk transparansi pengelolaan barang milik negara. Selain memudahkan identifikasi, keberadaan stiker dinilai dapat mencegah penyalahgunaan aset untuk kepentingan pribadi.

Muharamsyah mengusulkan agar desain stiker dibuat seragam dan difasilitasi oleh dinas terkait, seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG), sehingga penerapannya dapat dilakukan secara menyeluruh di seluruh gampong di Kabupaten Pidie.

“Kalau ada stiker, masyarakat lebih mudah mengawasi penggunaan kendaraan itu. Jelas bahwa kendaraan tersebut aset pemerintah, bukan milik pribadi keuchik,” ujarnya.

Ia menambahkan, sepeda motor yang selama ini digunakan keuchik pada dasarnya dibeli melalui Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dalam praktiknya, kendaraan itu diperuntukkan untuk mendukung operasional pelayanan, termasuk kegiatan posyandu di tingkat gampong.

“Keuchik hanya menggunakan untuk operasional karena posisinya sebagai ketua posyandu. Namun, harus dipahami bahwa kendaraan itu merupakan aset negara,” kata Muharamsyah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah daerah maupun instansi terkait mengenai usulan pemasangan stiker identitas pada kendaraan operasional pemerintah gampong tersebut.// Aentenews by Amir Sagita

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button