Aceh TengahEkonomi

Kopi Gayo Wine Aceh Tengah kembali masuk bursa pasar Dubai

Takengon (Aentenews) – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus mendorong pelaku usaha kalangan anak muda yang inovatif dan produktif dalam berusaha ditandai dengan keberhasilan mengekspor komoditas unggul  Kopi Gayo Wine sebanyak 19,2 ton ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). 

Ekspor Kopi Gayo Wine itu langsung dilepas Bupati Aceh Tengah,  Haili Yoga di desa Umang,  Kecamatan Bebesen, kabupaten Aceh Tengah yang dikelilingi hamparan lahan perkebunan kopi, pada Kamis (11/6/2026). 

Komoditas Kopi Gayo Wine yang diproduksi pelaku usaha Syukran Kopi Wine melalui PT. Hasil Usaha Natural yang berasal dari Medan (Sumataera Utara). Kegiatan tersebut sudah direncanakan sejak 2020 atau 6 tahun silam.

“Ekspor Kopi Gayo Wine dengan tujuan Dubai itu sudah direncanakan sejak tahun 2020 atau enam tahun lalu dan pada hari ini terlaksana dengan baik dan sukses, “Eksportir PT Natural, Sari. 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Haili Yoga mengatakan bahwa sangat bangga melihat anak-anak muda turun ke dunia industri kopi karena seyogyanya Kopi Gayo itu dilestarikan oleh anak-anak muda.

“Kita melihat pada sore hari ini bahwa anak muda dapat bekerja dan memberikan edukasi kepada anak-anak muda lainnya bahwa jika kita mau semuanya pasti bisa” ungkap Bupati Haili Yoga.

Bupati Haili Yoga juga mengatakan mendukung penuh kegiatan positif yang melibatkan industri kopi di kalangan anak muda sehingga anak muda akan semakin berdaya.

Sementara, Prosesor Kopi Gayo Wine, Syukran, mengatakan bahwa pelepasan ekspor komoditas unggulan kopi asal Aceh Tengah tersebut bernilai tinggi karena proses brandingnya langsung dilakukan Bupati  Haili Yoga.

 “Kami merasa bangga  dan saat ini karena Bapak Bupati langsung hadir membranding usaha anak muda, sangat jarang kejadian seperti ini di daerah daerah lain. Branding seperti ini akan menaikkan nama Kopi Gayo di pasaran” ungkap Syukran.

Syukran mengatakan selama ini sudah  berkeliling ke beberapa provisi untuk menjajakan kopi yang di produksinya. Menurutnya hal tersebut penting untuk membangun jejaring pasar yang lebih luas.

“Saya setiap tahun keliling provinsi-provinsi di Indonesia untuk mempromosikan produk saya agar dikenal oleh masyarakat luas sehingga mendongkrak penjualan, sehingga kopi gayo  lebih dikenal dan pendapatan ekonomi daerah meningkat ” ucap pengusaha muda tersebut.

Aentenews by Ampelsa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button