Banda Aceh (Aentenews) – Sebanyak 14 Taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati, kabupaten Aceh Besar dan seoranag kepala kamar mesin kapal yang mengalami korban ledakan kapal penyeberangan KMP Aceh Hebat-2 mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Zainal Abdin, Banda Aceh.
Dari data korban ledakan KMP Aceh Hebat-2, terdapat satu kepala kamar mesin KMP Aceh Hebat-2, Agus Widodo dan 14 Taruna Pelayaran yang mengalami luka bakar dalam insiden tersebut saat ini dalam pengawasan petugas kesehatan.
Kepala IGD Rumah Sakit Zainal Abidin, Banda Aceh Muhammad di Banda Aceh, Jumat (12/6/2026) mengatakan semua pasien luka bakar akibat ledakan kapal penyerangan KMP Aceh Hebat-2 tertangani dengan cepat oleh dokter, perawat , tidak ada satupun yang terabaikan.
“Kita siapkan semua peralatan dan alat bantu, dokter dokter nya juga sudah siap dalam penanganan pasien luka bakar. Kondisi pasien sekarang semuanya terkendali, dokter dokter sudah siap di tempat kerja dan pasien terkendali dalam pelayanan,” kata Kepala IGD Rumah Sakit Zainal Abidin
Ia kembali menegaskan, tidak ada yang terancam, semua fasilitas medis dimanfaatkan dalam penanganan pasien luka bakar. Dari 15 korban, tiga orang di antaranya diberi alat bantu lepas, tiga pasien lagi yang agak berat kondisinya dalam operasi dan enam orang lagi sudah naik ke tahapan operasi karena luka bakar serius.
“Di antara semua pasian, ada yang mengeluh sesak, ada yang nyeri. Semua pelayanan dan kesiapan sudah bagus dan tertangani,” ujarnya
Di IGD ini, katanya masih ada 9 korban lagi dalam pengawasan dokter dan menungggu giliran operasi berikutnya. “Artinya semua korban harus tertangi dan mendapat tindakan medis.
Sementara, Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Miftahuda Dhiza Fezuono menyatakan tim saat ini melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pascaledakan yang terjadi di kapal angkutan penyeberangan KMP Aceh Hebat-2 di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh.
Selain melakukan Olah TKP, Tim gabungan Polda Aceh juga melakukan identifikasi terhadap sebanyak 15 korban yang mengalami luka bakar akibat ledakan di kamar mesin KMP Aceh Hebat-2 sekitar pukul 11.45 Wib saat bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh.
Dikatakannya, untuk pastinya petugas masih mendalami dan nanti tunggu kronologinya . Tapi, yang pastinya peristiwa ledakan bersumber dari ruangan mesin kapal yang saat bersandar di Pelabuhan.
Dikatakannya, informasi awalnya para Taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati, kabupaten Aceh Besar sedang melakukan praktek di ruangan kamar mesin sesuai dengan jurusannya bersama kepala kamar mesin KMP Aceh Hebat-2, Agus Widodo dan berselang beberapa menit terjadi ledakan dan sebanyak 15 korban mengalami luka bakar.
Aentenews by Ampelsa.




