Aceh

Antisipasi pasien rujukan daerah bencana, RSUZA tambah bed

Banda Aceh (Aentenews) – Komitmen Gubernur Aceh Muzakir Manaf dalam memberikan pelayanan terbaik bagi nasyarakat, terutama dari daerah terparah terdampak bencana banjir dan tanah longsor, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan logistik dan infrastruktur penting lainnya, tapi juga bidang kesehatan.

Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA di Banda Aceh, Kamis, menjelaskan dalam menyikapi bencana, gubernur juga telah meminta kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh sebagai rumah sakit rujukan utama.

Untuk itu, Muhammad MTA menyebutkan RSUDZA juga telah menambah 120 bed rawat inap, sehingga sebelumnya rumah sakit “plat merah” itu memiliki 839 bed per-2025, namun kini berjumlah 959 bed rawat inap.

Ia juga menjelaskan sejak bencana berlangsung, sekitar 146 pasien dari daerah terdampak bencana telah di rujuk ke RSUDZA.

Secara khusus, saat ini sedang dilakukan pengembangan ruang transit IGD untuk mengatasi over crowded atau untuk mengurangi penumpukan pasien di IGD seiiring dengan meningkatnya pasien rujukan dan pulihnya akses rujukan melalui darat.

Pelayanan subspesialistik lengkap, SDM subspesialistik selalu stand by 24 jam/7 hari dalam setiap minggunya, dan didukung oleh pelayanan penunjang (lab, radiologi, farmasi, gizi, laundry, CSSD, pemulasaraan jenazah), serta sistem utilitas (listrik, air bersih, sanitasi, gas medis) yang terjaga ketersediaanya.

Di bagian lain, jubir juga menjelaskan berbagai langkah pemulihan terus dilakukan dibawah supervisi ekstra Pemerintah pusat.

“Dalam beberapa kesempatan, gubernur selalu berharap agar semua kita dapat terus bersatu demi Aceh lebih baik, bangkit dari bencana ini, ” katanya menambahkan. //Redaksi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button