Pengungsi korban bencana banjir berdiri di pintu tenda darurat desa Meunasah Raya, kabupaten Pidie Aceh, Aceh, Selasa (17/2/2026). Puluhan KK pengungsi korban bencana di daerah itu larut dalam suasana kesedian menyambut tradisi Meugang Ramadhan 1447 Hijriyah, karena masih menempati tenda darurat sehubungan hunian sementara (Huntara) belum tuntas dikerjakan. Aentenews Foto/Ampelsa.
Post Views:78
Seorang pengungsi korban bencana banjir berdiri di luar tenda darurat desa Meunasah Raya, kabupaten Pidie Aceh, Aceh, Selasa (17/2/2026). Puluhan KK pengungsi korban bencana di daerah itu larut dalam suasana kesedian menyambut tradisi Meugang Ramadhan 1447 Hijriyah, karena masih menempati tenda darurat sehubungan hunian sementara (Huntara) belum tuntas dikerjakan. Aentenews Foto/Ampelsa.Seorang pengungsi duduk di kursi sambil menunggui masakan kuah beulangong di tenda darurat desa Meunasah Raya, kabupaten Pidie Aceh, Aceh, Selasa (17/2/2026). Puluhan KK pengungsi korban bencana di daerah itu larut dalam suasana kesedian menyambut tradisi Meugang Ramadhan 1447 Hijriyah, karena masih menempati tenda darurat sehubungan hunian sementara (Huntara) belum tuntas dikerjakan. Aentenews Foto/Ampelsa.Sejumlah pengungsi korban bencana banjir berkumpul di depan tenda darurat desa Meunasah Raya, kabupaten Pidie Aceh, Aceh, Selasa (17/2/2026). Puluhan KK pengungsi korban bencana di daerah itu larut dalam suasana kesedian menyambut tradisi Meugang Ramadhan 1447 Hijriyah, karena masih menempati tenda darurat sehubungan hunian sementara (Huntara) belum tuntas dikerjakan. Aentenews Foto/Ampelsa.