Aceh TamiangFotoKesehatan

KPK Aksi Bersama BKKBN Pulihkan Psikologi Anak Terdampak Bencana di Tamiang

Banda Aceh (Aentenews) – Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)  Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh berpartisipasi dalam aksi sosial pemulihan psikologi anak anak terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan tersebut bertema “Benar-Benar AKSI: KPK Mengajar” yang dilangsung di beberapa sekolah dengan melibatkan ratusan  siswa dari Sekolah Dasar Negeri dan sekolah Agama.

Dalam pelaksanaannya, Kemendukbangga/BKKBN Aceh menggandeng Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Aceh sebagai mitra dalam memberikan pendampingan psikososial kepada anak-anak terdampak bencana. 

Ketua Tim Tanggap Bencana HIMPSI Aceh, Nasrinah Hanim,) di Aceh Tamiang, Senin (9/2/2026) menyampaikan bahwa kesehatan mental anak merupakan fondasi penting dalam proses pemulihan pascabencana.

Kegiatan tersebut langsungkan di beberapa satuan pendidikan, yakni SD Negeri 1 Kuala Simpang dengan jumlah peserta sekitar 350 siswa, Ma’had Al Ihsan Al Islamy Tanjung Karang sebanyak 60 siswa, serta Madrasah Diniyyah Al Ikhsan Kota Lintang sebanyak 150 siswa.

Aksi sosial dalam suasana gembira bersama siswa di sekolah tersebut, tim pendampingan melakukan pendekatan ramah anak, edukatif, dan interaktif guna membantu pemulihan kondisi emosional, menumbuhkan rasa aman, serta meningkatkan kepercayaan diri anak anak agar dapat kembali mengikuti proses belajar dengan optimal.

“Kami berharap pendampingan ini dapat mengembalikan senyum anak-anak yang sempat pudar, sekaligus membantu mereka memiliki mekanisme koping yang lebih baik. Lingkungan sekolah juga diharapkan menjadi lebih peka terhadap kesejahteraan psikologis anak,” ujarnya.

Kasatgas Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK RI,  Dotty Rahmatiasih, mengapresiasi dukungan dan kolaborasi Kemendukbangga/BKKBN Aceh bersama berbagai mitra dan komunitas yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan psikologi anak-anak terdampak bencana, sekaligus membangun generasi muda yang sehat, tangguh, berintegritas, dan berkarakter antikorupsi sejak dini,” kata Dotty Rahmatiasih.

Aentenews by Ampelsa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button