Ekonomi

“Light Up The Dream” PLN Lhokseumawe nyalakan 16 rumah tangga kurang mampu

Lhokseumawe (Aentenews) – PLN ULP Lhokseumawe Kota kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan akses listrik melalui program “Light Up The Dream” dengan melakukan penyalaan listrik bagi 2 pelanggan kurang mampu di wilayah kerjanya.

Dengan bertambah dua pelanggan itu maka dalam periode tahun ini ULP Lhokseumawe Kota sudah menyalakan LUTD 16 rumah tangga, kata pejabat PLN setempat, Jumat (21/11).

Penyalaan secara simbolis dilakukan di Desa Blang Poroh atas nama Murthada, salah satu penerima bantuan, dan dihadiri Manager PLN ULP Lhokseumawe Kota, Rizal Fahmi, beserta jajaran.

Program LUTD merupakan bentuk nyata kepedulian PLN terhadap masyarakat yang belum mampu menikmati layanan listrik secara mandiri. Melalui program ini, biaya penyambungan listrik ditanggung sepenuhnya oleh donasi sukarela dari insan PLN.

Rizal Fahmi, Manager ULP Lhokseumawe Kota, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian insan PLN terhadap masyarakat sekitar.

“Kami berharap dengan adanya penyambungan listrik ini, masyarakat yang sebelumnya belum memiliki akses listrik dapat menjalani kehidupan yang lebih produktif. Light Up The Dream bukan hanya penyalaan listrik, tetapi juga penyulut semangat dan harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Rizal Fahmi.

Sementara itu, Murtadha, penerima bantuan listrik gratis, tak kuasa menahan haru dan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN. Sekarang rumah kami sudah terang dan anak-anak bisa belajar dengan nyaman. Ini seperti mimpi yang jadi kenyataan,” ungkap Murthada.

PLN berharap melalui program ini, semakin banyak masyarakat yang terbantu, dan semangat berbagi dari seluruh insan PLN terus tumbuh untuk mewujudkan listrik berkeadilan di seluruh penjuru negeri.// Alfonso

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button