Tim SAR masih mencari pemuda hilang di Gunung Seulawah

Tim SAR Pidie saat melakukan pencarian korban di Seulawah Agam Aceh Besar, Kamis (4/6/2026) (Foto.IST).
Jantho (Aentenews) – Tim pencarian dan penyelamatan gabungan masih mencari seorang pendaki asal Aceh Utara, Faiz Hidayat, (23) yang dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Seulawah Agam, Kabupaten Aceh Besar.
Hingga Kamis, hari kelima sejak korban dinyatakan hilang, keberadaan Faiz belum diketahui.
Operasi pencarian melibatkan tim gabungan dari Basarnas Banda Aceh, Satgas SAR Pidie, unsur TNI, kepolisian, masyarakat, serta keluarga korban. Proses pencarian dimulai sejak Senin, 1 Juni 2026, sehari setelah Faiz dilaporkan tidak kembali dari pendakian.
“Pencarian terhadap Faiz masih terus dilanjutkan hingga hari keempat operasi,” kata Dan Ops Satgas SAR Pidie, M Rizal, kepada wartawan, Kamis, 4 Juni 2026.
Menurut Rizal, Satgas SAR Pidie mengerahkan delapan personel untuk membantu proses penyisiran di kawasan pegunungan yang dikenal memiliki jalur terjal dan vegetasi rapat tersebut.
Tim pencarian, kata dia, dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk memperluas area penyisiran. Selain menelusuri titik lokasi terakhir korban diduga berada, tim juga menyisir jalur turun yang kemungkinan dilalui Faiz.
“Kami menggunakan jalur terabas menuju puncak untuk mempersempit area pencarian,” ujar Rizal.
Ia menjelaskan jalur tersebut diperkirakan akan tembus ke kawasan Pintoe Angen atau Pintu Angin. Tim dari arah Lamtamot dan puncak Seulawah Agam diupayakan bergerak mengerucut menuju titik itu guna menyisir kemungkinan lintasan korban. “Dengan pola itu, seluruh titik yang diduga dilintasi korban bisa diperiksa,” katanya.
Rizal berharap pencarian dapat segera membuahkan hasil setelah hampir sepekan korban belum ditemukan. Ia meminta dukungan doa masyarakat agar proses pencarian berjalan lancar.
“Kami berharap Faiz segera ditemukan dan dapat kembali berkumpul dengan keluarganya,” ujarnya.
Sebelumnya, Faiz Hidayat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Seulawah Agam di Kabupaten Aceh Besar. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh, Al Hussain, mengatakan pihaknya menerima laporan kehilangan tersebut pada Selasa pagi, 2 Juni 2026, dan langsung mengerahkan tim pencarian ke lokasi.//Aentenews by Amir Sagita.




