Nasional

TNI AL dan SAR gabungan evakuasi jenazah diduga ABK KM Ocean Three di Perairan Natuna 

Evakuasi jenazah diduga ABK KM Ocean Three. Foto Dok Dinas Penerangan Angkatan Laut

Kabupaten Natuna ( Aentenews) – TNI Angkatan Laut jajaran Kodaeral IV melalui KAL Sengiap I.4-66 Lanal Ranai bersama Tim SAR gabungan mengevakuasi satu jenazah yang diduga merupakan Anak Buah Kapal (ABK) KM Ocean Three yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Menurut Dinas Penerangan Angkatan Laut,  Senin (29/06/2026), proses evakuasi jenazah  yang diduga ABK KM Ocean Three itu di sekitar perairan Pian Padang, Kabupaten Natuna, 

Penemuan jenazah bermula dari laporan seorang nelayan yang sedang melaut di sekitar Desa Pian Padang. Nelayan tersebut melihat sebuah objek mengapung di laut pada jarak sekitar 5,6 mil laut dari pesisir dan segera melaporkan temuannya kepada KAL Sengiap I.4-66 yang saat itu tengah melaksanakan patroli dan operasi pencarian di wilayah perairan Natuna.

Menindaklanjuti laporan tersebut, KAL Sengiap I.4-66 segera bergerak menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Natuna. Tim SAR Gabungan selanjutnya melaksanakan proses evakuasi menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB) dengan dukungan personel KAL Sengiap hingga jenazah berhasil dibawa ke Pelabuhan Penagi untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga saat ini, identitas jenazah masih dalam proses identifikasi oleh pihak berwenang guna memastikan apakah merupakan salah satu ABK KM Ocean Three yang dilaporkan hilang kontak sejak 24 Juni 2026 saat berlayar dari Sedanau menuju Pemangkat.

Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Ady Dharmawan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat nelayan yang telah memberikan informasi secara cepat sehingga proses evakuasi dapat segera dilaksanakan. Selain itu, Lanal Ranai bersama Tim SAR Gabungan akan terus melanjutkan pencarian terhadap korban lainnya yang masih dinyatakan hilang.

Keterlibatan unsur TNI AL dalam operasi SAR ini merupakan wujud komitmen TNI AL untuk selalu hadir dalam setiap misi kemanusiaan guna memberikan respons cepat terhadap kejadian darurat. Hal tersebut merupakan perintah langsung dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Aentenews by Ampelsa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button