
Banda Aceh (Aentenews) – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi menggelar Rapat Koordinasi bersama 53 kabupaten/kota se Sumatera terkait perkembangan pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana.
Rakor secara virtual berlangsung melalui Zoom Meeting pada Kamis (9/7/2026), dipimpin langsung Kaposko Nasional Satgas Rehab-Rekon, Irjen Pol Wahyu Bintoro.
Kegiatan ini juga diikuti oleh jajaran Satgas Rehab-Rekon, para Sekretaris Daerah (Sekda), serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dari 53 kabupaten/kota terkait.
Dalam paparannya, Irjen Pol Wahyu Bintoro menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat penyelesaian perbaikan infrastruktur agar mobilitas ekonomi masyarakat segera pulih.
Untuk perkembangan penanganan Infrastruktur, berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, progres perbaikan infrastruktur mencakup beberapa sektor utama , antara lain sektor jalan yang menjadi kewenangan pusat terdapat 46 ruas jalan dalam proses pengerjaan.
Kewenangan daerah, dari total 1.638 ruas jalan, sebanyak 1.251 ruas telah rampung dikerjakan, sementara 387 ruas lainnya saat ini masih dalam proses pengerjaan.
Fokus Aceh Utara, dari 197 ruas jalan terdampak, 189 ruas telah selesai dan tersisa 8 ruas jalan dalam proses pengerjaan (5 ruas kewenangan daerah dan 3 ruas kewenangan pusat).
Selanjutnya, sektor jembatan yang secara keseluruhan terdapat 676 unit jembatan yang ditangani. Sebanyak 188 unit telah selesai diperbaiki, sementara 490 unit lainnya hingga saat ini dalam proses pengerjaan intensif.
Begitu juga sektor Sungai, terdapat 31 titik sungai terdampak di wilayah Aceh, 10 titik di antaranya telah selesai ditangani dan 21 titik lainnya dalam tahap pengerjaan.
Khusus di Aceh Utara, dari total 6 titik sungai, terdapat 1 titik kewenangan pusat telah selesai, dan dari 5 titik kewenangan daerah ( 2 telah selesai ,3 titik sisanya sedang dalam tahap penyelesaian)
Irjen Pol Wahyu Bintoro menegaskan bahwa Posko Nasional Satgas Rehab-Rekon akan terus memantau progres pengerjaan di setiap daerah. Pihaknya meminta seluruh instansi terkait, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk bekerja secara kolaboratif guna memastikan target pemulihan infrastruktur dapat tercapai tepat waktu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat terdampak.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum akselerasi bagi seluruh kabupaten/kota yang terlibat untuk segera menuntaskan sisa pengerjaan infrastruktur sesuai dengan standar keamanan dan spesifikasi yang telah ditetapkan.
Aentenews by Ampelsa.




