Aceh UtaraNasional

Belasan unit rumah dan ruko rusak diterjang angin kencang di Aceh Utara 

Aceh Utara (Aentenews) – Belasan unit rumah warga dan bangunan rumah toko (ruko) mengalami rusak ringan hingga rusak berat akibat  diterjang angin kencang di sejumlah desa dałam wilayah kecamatan Meurah Mulia dan kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.

Plt Kalaksa BPBD Aceh Utara, Fauzan, kepada Aentenews, Kamis (9/7/2026), membenarkan tercatat sebanyak 15 unit rumah warga dan bangunan ruko  mengalami rusak ringan hingga rusak berat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa angin kencang tersebut.

Fauzan mengatakan, angin kencang akibat cuaca ekstrem pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB berdampak terhadap kerusakan rumah warga di empat desa, yakni desa Teupin Ara, desa Blang pria, desa Mancang  dan desa Keude Geudong dalam wilayah kecamatan Samudera dan Kecamatan Meurah Mulia.

“Semua warga yang rumahnya terdampak angin kencang selamat dan tidak ada korban luka dan mengungsi,” tambahnya.

Hingga saat ini kondisi sudah kondusif , warga terdampak angin kencang mulai memperbaiki atap rumahnya dan begitu juga bangunan ruko yang rusak. 

Menindak lanjuti informasi kejadian itu, Tim Reaksi Cepat BPBD Aceh Utara  sudah melakukan pendataan rumah yang rusak ringan, rusak sedang dan rusak berat serta jumlah keluarga untuk ditindaklanjuti agar mereka mendapat bantuan dari pemerintah.

Hingga kondisi terakhir, masyarakat telah mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat yang lebih aman dan bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang rusak. Situasi di lokasi dilaporkan telah kondusif.

BPBA mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Masyarakat diharapkan mengamankan barang-barang yang berisiko tertiup angin, memangkas ranting pohon yang rawan tumbang, serta segera melaporkan kepada aparat desa atau BPBD setempat apabila terjadi keadaan darurat. Kesiapsiagaan bersama merupakan langkah penting untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana hidrometeorologi.

Aentenews by Ampelsa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button