Aceh

BKSDA imbau warga tak nekad usir gajah liar

Bener Meriah (Aentenews) – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengimbau warga tetap waspada dan tidak mendekati atau mencoba menghalau gajah liar jika memasuki area perkebunan demi keselamatan masyarakat.


Imbauan itu disampaikan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh melalui Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Aceh, Teuku Irmansyah, pascaakejadian seorang petani meninggal diinjak gajah liar di Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (21/2).

Sebelumnya, dilaporkan seorang petani di desa Pantanlah, Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, pada 21 Februari 2026 meninggal setelah diamuk gajah liar saat berada di perkebunan miliknya. 

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak bertindak sendiri menghalau gajah liar yang memasuki area perkebunan atau pemukiman, karena berisiko dan dapat mengencam keselamatan.

Apabila menemukan jejak atau keberadaan gajah di sekitar permukiman, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada petugas agar dapat ditangani sesuai prosedur keselamatan. 

“Saat ini kami terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian dan mengimbau masyarakat untuk sementara waktu menghindari area tersebut,” katanya. // Aentenews by Farid

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button