Jillyanas, peraih beasiswa SBA ingin membangun masa depan
Lhoknga (Aentenews) – Jillyanas, sosok anak muda berprestasi dari sebuah keluarga sederhana di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar itu memiliki tekad kuat untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Tentunya, untuk meraih masa depan yang lebih baik tidak hanya bermodalkan tekad dan semangat, namun harus dibarengi dengan kerja keras tanpa menyerah.
Berbekal tekad itu lah, menginspirasi Jillyanas untuk terus berjuang meraih prestasi demi masa depan yang gemilang neski ditengah keterbatasan ekonomi keluarganya.
Sejak kecil, Jillyanas Shaumi, yang kini tercatat sebagai mahasiswa jurusan Bahasa Inggris Universitas Syiah Kuala itu telah terbiasa membantu perekonomian keluarganya menjaja dagangan bersama keluarganya di pantai wisata Lhoknga.
Di sela-sela kesibukan membantu ekonomi keluarganya itu, ia tetap giat belajar sehingga dari kesibukannya belajar sambil berdagang, Jillyanas tercatat sebagai mahasiswa peraih prestasi di kampusnya.
Jillyanas merasa sangat bersyukur, karena kerja kerasnya tak hanya mendapat dukungan keluarga, tetapi juga lingkungan sekitar termasuk dari perusahaan yang beroperasi tidak jauh dari tempat ia bermukim.
Bahkan, pemuda yang memiliki nama lengkapnya Jillyanas Shaumi, tercata sebagai penerima beasiswa Semen Andalas untuk kelima kali.
Bagi Jillyanas, beasiswa ini bukan hanya sekadar bantuan finansial, tetapi juga motivasi bagi dirinya untuk terus berprestasi. “Beasiswa ini membuka pintu bagi saya untuk mengejar impian,” ujarnya dengan penuh semangat.
Dengan beasiswa ini juga akan lebih memotivasi dan daya dorong agar saya terus berusaha untuk membanggakan orang tua.
“Suatu hari nanti, saya ingin bisa memberikan kontribusi ke desa saya, mengajar anak-anak agar mereka juga percaya bahwa mimpi itu bisa diraih,” harap Jillyanas Shaumi.
Cerita Jillyanas hanyalah satu dari ratusan kisah inspiratif penerima manfaat beasiswa Semen Andalas yang merupakan salah satu program CSR dari PT Solusi Bangun Andalas untuk mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan dari sektor pendidikan.

Atas komitmen tersebut, Solusi Bangun Andalas kembali menyerahkan Beasiswa Semen Andalas 2025 pada Selasa, 21 Oktober 2025 di Andalas Hall, Aceh Besar.
Penyerahan beasiswa bagi 350 pelajar dari berbagai tingkatan di Kecamatan Lhoknga dan Kecamatan Leupung tersebut, turut dihadiri oleh Asisten 1 Sekda Kabupaten Aceh Besar, Farhan AP.
Selanjutnya Ketua DPRK Kabupaten Aceh Besar, Abdul Muchti, Kadisdikbud Aceh Besar, Kadis Pendidikan Dayah Aceh Besar, Camat, Imuem Mukim, Kapolsek, Danramil, Danki Kavaleri 11, Danpos AL Lhoknga, Ketua Forum Keuchik dan Komite Pemberdayaan Masyarakat dari Kecamatan Lhoknga dan Kecamatan Leupung, tokoh masyarakat, serta perwakilan pelajar penerima beasiswa.
General Manager Solusi Bangun Andalas, R. Adi Santosa dalam sambutannya menyampaikan, bahwa program beasiswa ini merupakan bentuk nyata kepedulian Perusahaan terhadap kemajuan dunia pendidikan dan generasi muda.
“Kami tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga sumber daya manusia. Kami percaya, keberlanjutan tidak hanya diukur dari kokohnya bangunan yang dihasilkan, tapi juga dari kuatnya generasi muda yang tumbuh di sekitarnya,” ujar R Adi Santosa.
Beasiswa Semen Andalas sendiri merupakan salah satu program CSR unggulan Pilar Sosial dari Solusi Bangun Andalas. Beasiswa ini diberikan kepada 100 mahasiswa, 100 siswa SMA sederajat, 100 siswa SMP sederajat, serta 50 santri dayah salafiyah dari Kecamatan Lhoknga dan Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar.
Sejak pertama kali bergulir pada tahun 2012 hingga tahun 2025, sebanyak 5.200 pelajar telah menerima Beasiswa Semen Andalas. Tahun ini, proses seleksi telah dimulai sejak bulan Maret 2025 dengan melibatkan lembaga pendidikan yang independen untuk menjaga kredibilitas dan independensi program ini.
Asisten 1 Sekda Kab. Aceh Besar, Farhan AP yang mewakili Bupati Aceh Besar juga memberikan apresiasi kepada Solusi Bangun Andalas atas konsistensinya dalam mendukung dunia pendidikan di wilayahnya.
“Apa yang dilakukan Solusi Bangun Andalas ini bukan hanya bantuan finansial, tetapi sebuah investasi sosial yang efeknya jangka panjang. Kami melihat banyak anak-anak dari Lhoknga dan Leupung yang kini telah berhasil menempuh pendidikan tinggi dan kembali berkontribusi untuk daerahnya. Ini adalah contoh sinergi ideal antara dunia industri dan masyarakat,” ujar Farhan AP.
Ardi Al Arraf, mahasiswa jurusan Hukum Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri Ar-Raniry dari Kecamatan Leupung, juga mengungkapkan rasa harunya saat menerima beasiswa ini.
“Bagi kami, beasiswa ini bukan hanya bantuan biaya sekolah, tapi juga meyakinkan kami bahwa kami tidak sendiri dalam berjuang. Ada pihak lain yang peduli seperti Solusi Bangun Andalas, yang percaya bahwa kami bisa mencapai cita-cita kami,” ujar Ardi penuh semangat.
Semoga, kisah Julliyanas Shaumi menjadi inspirasi bagi banyak orang tentang pentingnya tekad dan semangat dalam mencapai tujuan. Lewat beasiswa, Julliyanas membuktikan bahwa impian dapat diwujudkan dengan kerja keras dan ketekunan.
Sumber: Rilis Media PT SBA




