Aceh

Kekesalan Kak Na saksikan tumpukan kayu gelondongan timbun rumah warga

Foto Dok Humas Aceh

Banda Aceh (Aentenews) – Kerusakan kawasan hutan akibat pembalakan liar yang menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor  disejumlah daerah di Provinsi Aceh, tampaknya tak terbantahkan.

Bukti banjir bandang yang ikut membawa material hasil tebangan pohon di kawasan hutan itu disaksikan isteri Gubernur Aceh Marlina Muzakir tak kala mengunjungi korban bencana alam.

Bahkan, Marlina atau sapaan akrab Kak Na itu
terlihat kesal saat menyaksikan ribuan gelondongan kayu menumpuk dan memadati sungai dan menutupi beberapa rumah warga.

“Para pelaku pembalakan harus mempertanggungjawabkan ini. Sungguh sangat disayangkan masyarakat harus menderita akibat ulah dan keserakahan mereka,” kata Kak Na, sambil memandang kesal ke arah hamparan gelondongan kayu yang memadati sungai.

Dipihak lain, Marlina Muzakir yang juga Ketua TP PKK Aceh, mengapresiasi upaya tanggap darurat warga Buket Linteung, yang telah memiliki wilayah zona aman yang lokasinya di perbukitan. Sebuah bangunan permanen yang cukup luas dibangun di zona aman tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh perempuan yang akrab disapa Kak Na itu, usai menyalurkan bantuan tanggap darurat bersama Staf Ahli TP PKK Aceh Mukarramah Fadhlullah serta istri Ketua DPR Aceh Rizawati Zulfadli serta pegiat media sosial Cut Bul, ke Gampong Buket Linteung Kecamatan Langkahan, Rabu (24/12).

“Bagus, selama saya mengunjungi warga terdampak serta menyalurkan bantuan, baru di Gampong ini yang masyarakatnya cukup tanggap, hal ini dibuktikan dengan telah adanya zona aman banjir seperti ini. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat kita tangguh dan tanggap bencana,” ucap Kak Na.

Di sebelah bangunan utama juga dibangun gedung PKK Gampong serta beberapa bangunan lainnya. Saat dalam kondisi bencana seperti ini, gedung tersebut digunangan sebagai tempat penyimpanan logistik. Sementara gedung utama menjadi tempat bernaung. Di areal yang lebih lapang, tenda-tenda pengungsian sementara dibangun dengan rapi.

Selain mengantarkan bantuan tanggap darurat ke sejumlah posko di Gampong Buket Linteung, Kak Na juga mengantarkan bantuan ke Gampong  Geudumbak, Kecamatan Langkahan

Seperti biasa, sebelum meninggalkan setiap posko pengungsian, Kak Na membagikan biskuit dan susu kepada anak-anak di lokasi pengungsian.

Sebelumnya, pada pagi hari Kak Na sempat berkunjung ke Kampung Pantan Nangka Kecamatan Linge Aceh Tengah, serta ke Gampong Sunti Kecamatan Lokop via udara dengan menumpang heli.

Kak Na mengapresiasi metode pembagian bantuan yang dilakukan Reje Gampong Pantan Nangka. Seluruh bantuan dibagi dalam bungkusan-bungkusan besar, untuk kemudian di antar ke rumah warga atau diambil langsung oleh warga ke posko kampung.

Sementara di Lokop, Kak Na sempat berdialog dengan warga dari 3 Gampong yang keseluruhan Gampong mereka kini telah hilang. Ketiga Gampong tersebut adalah Gampong Umah Taring, Gampong Sunti dan Gampong Ujung Karang. //Redaksi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button