Antrean BBM di sejumlah SPBU, khawatir stok langka di Banda Aceh

Banda Aceh (Aentenews) – Ratusan kendaraan antre mengisi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU kota Banda Aceh, karena kekhawatiran masyarakat akan terjadi kelangkaan stok pascapernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadali, bahwa cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional cukup untuk 20 hari mendatang.
Pemantuan di beberapa SPBU dalam wilayah kota Banda Aceh, sejumlah sepeda motor dan kendaraan roda empat antre mengisi BBM hingga meluas menggunakan jalur kiri jalan raya sepanjang 200 hingga 300 meter.
Seperti yang terjadi di SPBU kawasan Simpang Jam, ratusan sepeda motor dan kendaraan roda empat antre mengisi BBM. Sebagian pengendara lebih awal sejak pagi antre mengisi BBM di SPBU tersebut.
“Saya hampir dua jam antre untuk mengisi BBM di SPBU ini, Stok BBM sempat kosong pagi dan menjelang siang baru datang pasokan minyak, kata Abdi, saat antre di SPBU kawasan Simpang Jam, Banda Aceh, Kamis (4/3/2026).
Kondisi yang sama juga terjadi di SPBU kawasan Lamnyong dan SPBU desa Lingke Banda Aceh. Ratusan kendaraan roda dua dan roda empat antre mengisi BBM dan antrean juga meluas hingga ke badan jalan, sehingga mengganggu kelancaran lalulintas.
Beberapa petugas SPBU terlihat sibuk mengatur atrean kendaraan dan selain juga mengatur kelancaran lalulintas umum yang sempat terdampak kemacetan. Menurut petugas SPBU antrean kendaraan mengisi BBM mulai berlangsung sehari sebelumnya.
Kemacetan kendaraan juga terjadi di SPBU kawasan Lueng Bata, Banda Aceh akibat jalur jalan umum dipergunakan kendaraan yang antre mengisi BBM di SPBU tersebut.
Menurut Syahrial, warga Aceh Besar, antre BBM lebih banyak di jalur pengisian BBM subsidi. Warga berharap situasi kembali normal dan kekhawatiran kelangkaan BBM dapat diatasi.
Aentenews by Ampelsa




