Banda AcehLingkungan

Ini aksiku, sejam untuk bumi di Masjid Raya Baiturrahman

Banda Aceh (Aentenews) – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Earth Hour Aceh membentangkan spanduk dan poster bertuliskan tentang ajakan kepada msyarakat dunia peduli terhadap lingkungan saat menggelar aksi di halaman Masjid raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (28/3/2026).

Aksi damai yang berlangsung  jam 07.00 Wib hingga selesai di Masjid Raya, Ikon Kota Banda Aceh itu, mengkampanyekan isu lingkungan, perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati. 

Aksi Earth Hour dengan membawa berbagai simbol lingkungan  juga mengusung pesan utama, “Ini Aksiku, 1 jam Untuk Bumi”. Aksi tersebut dalam rangka memperingati kegiatan Switch Off & Street Campaign Earth Hour 2026.

Aksi Earth Hour yang diikuti oleh berbagai negara sebagai bentuk dukungan nyata bagi keberlanjutan bumi mengajak masyarakat mematikan lampu selama satu jam. “Mari matikan lampu selama satu jam,” kata aktivis saat orasi. Ajakan mematikan lampu hanya satu jam, mungkin dianggap hal kecil atau sederhana namun bermakna untuk berbuat hal yang lebih besar di masa mendatang.

Koordinator Earth Hour Aceh, Nur Rafiqa dalam orasinya yang memilih Lokasi di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, selain isu lingkungan, juga menyoroti populasi Gajah Sumatera yang semakin terancam punah, khusus di provinsi Aceh  dampak dari keruksan lingkungan.

Belum lama ini, sekitar empat bulan pascabencana banjir dan longsor Sumatera, di Aceh, Sumbar dan Sumut membuktikan tingkat kerusakan lingkungan sudah sangat serius dan tidak hanya berdampak pada kerugian harta benda , melainkan  satwa dilindungi seperti Gajah Sumatera juga terdampak habitatnya dan kehilangan sumber makanan.

Lebih lanjut, Nur Rafiqa menyatakan aksi ini merupakan suara rakyat yang dapat menjangkau lebih luas kampanye peduli lingkungan serta menginspirasi  masyarakat  dan negara hadir untuk beraksi menjaga bumi.

“Bergerak bersama menjaga lingkungan, akan menghasilkan manfaat yang lebih besar terhadap keberlangsungan dan keselamatan bumi, “ ucapnya.

Aentenews by Ampelsa

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button