Banda AcehNasional

Pembagian MBG pertama Ramadhan di sekolah terlambat

Banda Aceh (Aentenews) – Ratusan orang tua bersama anaknya mulai berdatangan ke Sekolah Dasar Negeri 20 Banda Aceh dan mereka dengan sabar menunggu pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG)  pada hari pertama masuk sekolah bulan Ramadhan 1447 Hijriyah.

Pembagian MBG yang dijanjikan pada pukul 16.00 WIB di sekolah itu belum terlaksana, karena mobil pengangkut MBG yang di tunggu tak kunjung datang, sehingga para orang tua murid mulai gelisah dan kesal karena waktu semakin mendekati persiapan untuk berbuka puasa.

Pada pukul 17.15 WIB, kendaraan penyaluran MBG yang ditunggu baru tiba menggunakan becak barang dan beberapa menit kemudian menyusul menggunakan mobil SPPG ke sekolah tersebut.

“Pembagian MBG tidak sesuai dengan waktu yang ditentukan. Kami merasa kesal karena dan menjelang petang, belum lagi mempersiapkan makanan berbuka puasa dan keperluan lainnya,” kata Yanti, salah seorang orang tua murid di SDN 20 Banda Aceh, Senin (23/2/2026).

Ratusan kantong plastik berwarna putih berisi menu MBG mulai dibagikan kepada orang tua dan selain ada juga diberikan langsung ke siswa. Beberapa juga mulai sibuk mengatur pembagian menurut kelasnya masing masing.

 Orang tua  murid menyatakan pembagian MBG berlangsung setelah siswa pulang sekolah dan menjadi tugas tambahan mereka. Tidak mungkin siswa datang sendiri ke sekolah mengambil MBG tanpa didampingi orang tua, karena berbahaya lalulintas  macet dan padat menjelang sore.

 Kepala Sekolah Dasar Negeri 20 Banda Aceh, Ramli, menyatakan paket menu  MBG yang mereka terima berisi beberapa butir kurma, satu butir telur rebus, satu potong kue kering dan satu kantong kecil kacang goreng serta  semangkuk bubur kanji, sejenis bubur khas Aceh. 

Ramli, mengatakan anak didiknya yang menerima paket MBG secara keseluruhan mencapai 474 orang atau sama jumlahnya  sebelum Ramadhan. 

Persoalannya, katanya,  hanya pada waktu pembagian di bulan puasa, di mana anak-anak susah pulang dan diminta kembali ke sekolah untuk mengambil paket MBG. Siswa harus ditemani oranaag tua mereka untuk mengambil MBG,” ucapnya. 

Di jelaskannya, ketika rapat di dinas pendidikan, pembagian paket MBG hari Senin, Selasa, dan Rabu, dibagikan setiap Senin. Begitu juga untuk Kamis, Jumat, dan Sabtu, dibagikan setiap Kamis. 

Namun, berbeda dengan informasi dari pihak SPPG yang menyatakan  pembagian MBG setiap hari. Jadi, kami dari pihak sekolah belum tahu pastinya jadwal yang sebenarnya,” kata Ramli. 

Demikian juga menu paket  MBG pada Ramadhan, awalnya makanan kering, tetapi hari ini malah diberikan makanan basah seperti bubur kanji. Pihak sekolah berharap paket MBG selama bulan puasa diberikan makanan kering seperti roti dan lainnya.

 Harapan yang sama juga disampaikan orang tua murid, agar pembagian MBG yang menunya terdiri dari makanan kering sebaiknya disalurkan pada waktu siang sehabis murid belajar dan saat pulang sekolah.

Aentenews by Ampelsa.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Aentenews

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button