Aceh Selatan

Batu gunung jatuh timpa ruas jalan nasional di Tapaktuan

Batu berukuran besar yang jatuh dari ketinggian gunung Kerambi menimpa ruas jalan nasional Tapaktuan-Medan, Minggu (3/5). FotoAentenews/Ade Dirgantara.

Tapaktuan (Aentenews) — Batu berukuran  besar  jatuh menutupi ruas jalan nasional di Gunung Kerambil, Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut, Minggu (3/5).

Berdasarkan pantauan di lokasi, batu berdiameter  lebih dari satu meter itu berada di tengah badan jalan pada tikungan tajam. Selain batu utama, material batu kecil dan ranting pohon juga terlihat berserakan di sekitar lokasi, diduga berasal dari tebing di sisi jalan.

Sejumlah pengendara sepeda motor tampak memperlambat laju kendaraan dan harus bergantian melintas melalui sisi jalan yang masih dapat dilalui. Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat, terutama pada jalur menikung dengan jarak pandang terbatas.

Di sekitar lokasi, terdapat permukiman warga yang cukup dekat dengan titik jatuhnya batu. Sejumlah warga dan pengguna jalan juga terlihat berhenti untuk melihat kondisi batu yang menghalangi sebagian badan jalan.

Peristiwa tersebut diduga dipicu kondisi tebing yang curam dan tertutup vegetasi lebat, sehingga rawan longsor, terutama saat cuaca ekstrem.

Personel Polsek Samadua Aiptu L. Rizhoma telah berada di lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas dan mengantisipasi kemacetan.

“Kami sudah berada di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas agar tetap berjalan serta mengimbau pengendara agar berhati-hati saat melintas karena sebagian badan jalan tertutup batu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga berkoordinasi dengan instansi terkait guna percepatan penanganan material yang menutup badan jalan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur rawan seperti Gunung Kerambil,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, batu besar tersebut belum dipindahkan dan masih menjadi hambatan bagi pengguna jalan. Pengendara diimbau tetap waspada mengingat potensi jatuhan batu susulan masih dapat terjadi di kawasan tersebut.

Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan segera melakukan penanganan dengan menurunkan alat berat guna membersihkan material longsor, sekaligus mengantisipasi kejadian serupa di titik rawan lainnya di jalur nasional tersebut.//Aentenews by Ade Dirgantara.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button