Hari ke-dua belum ditemukan, Tim SAR lanjutkan pencarian warga terseret ombak di Pulau Kapuk
Aceh Besar (Aentenews) – Tim Rescue Basarnas Banda Aceh bersama Tim SAR gabungan memperluas pencarian pada hari ke-dua terhadap warga yang dilaporkan terseret ombak saat berwisata di Pantai Pulau Kapuk, kabupaten Aceh Besar, Aceh, Minggu (31/5/2026)
Memasuki hari kedua, Tim gabungan Basarnas membagi dua tim di sekitar lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dengan menyisir perairan dan melakukan operasi darat di sepanjang pantai lokasi kejadian.
Tim pertama melakukan pencarian ke arah Utara perairan pantai sejauh dua kilometer menggunakan 1 unit perahu karet, sedangkan Tim ke dua menyisir darat sejauh 1,5 kilometer ke arah Utara dari lokasi kejadian.
“Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian hingga pukul 18.00 namun belum membuahkan hasil atau nihil. Pencarian akan dilanjutkan kembali esok harinya dan akan terus memperluas area penyisiran,” kata Kepala Basarnas Banda Aceh, Al Hussain, di Banda Aceh, Senin (1/6/2026).
Sebelumnya, dilaporkan korban Razi Fahreza (13 tahun) warga Desa Dayah Caleu Sigli, pada Minggu (31/5/2026) hilang terseret ombak saat mandi Pantai Wisata Pulau Kapuk Kec. Lhoknga Kab. Aceh Besar.
Adapun kronologis kejadian, korban bersama keluarga sedang berwisata di Pantai Pulau Kapuk, sekitar pukul 15.55 WIB korban terseret arus saat sedang mandi di pantai tersebut.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh menerima laporan kejadian dari salah satu pengunjung yang berada di lokasi wisata pada pukul 16.30 WIB.
Dalam operasi SAR tersebut, unsur yang terlibat KPP Banda Aceh, Pos AL Lhoknga, Polsek, Satgas SAR Banda Aceh, Yon Kikav dan masyarakat setempat dengan menggunakan peralatan 1 unit Rescue Car Double Cabin, Unit LCR, Pal Sar Air, Pal Komunikasi dan Responder Bag.
Aentenews by Ampelsa




