KRI Bima Suci menuju Rusia, lanjutkan misi diplomasi dan latihan KJK 2026
Jakarta (Aentenews) – KRI Bima Suci resmi bertolak dari Busan Naval Base, Korea Selatan, menuju Vladivostok, Rusia, pada Sabtu (6/6/2026), setelah melaksanakan kunjungan selama empat hari dalam rangka misi pelayaran muhibah diplomasi dan latihan praktik Kartika Jala Krida (KJK) 2026.
Keberangkatan kapal latih tiang tinggi kebanggaan TNI Angkatan Laut tersebut menandai dimulainya etape ketujuh pelayaran KJK 2026 yang kali ini diikuti oleh 77 Taruna Akademi Angkatan Laut Angkatan ke-73 dari Korps Teknik, Elektro, dan Suplai.
Pelepasan KRI Bima Suci dipimpin oleh Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, dan turut dihadiri Asisten Atase Pertahanan Republik Indonesia di Korea Selatan Mayor Marinir Fachrul.
Sebelumnya, pada 5 Juni 2026 telah dilaksanakan rotasi personel taruna.Taruna Korps Pelaut yang telah menyelesaikan etape pelayaran sebelumnya kembali ke Akademi Angkatan Laut di Surabaya. Selanjutnya, estafet pelaksanaan latihan dilanjutkan oleh Taruna Korps Teknik, Elektro, dan Suplai yang akan menjalani pelayaran praktik sekaligus mengemban misi diplomasi maritim Indonesia.
Dinas Penerangan Angkatan Laut dalam siaran resminya, Sabtu (6/6/2026) menjelaskan dalam pelayaran menuju Rusia, para taruna tidak hanya mengasah kemampuan profesional sesuai bidang korps masing-masing, tetapi juga berperan sebagai duta bangsa yang membawa nama baik Indonesia, TNI, dan TNI Angkatan Laut di forum internasional.
Melalui berbagai kegiatan diplomasi, budaya, dan interaksi dengan masyarakat internasional, KRI Bima Suci terus memperkuat hubungan persahabatan antarnegara serta memperkenalkan jati diri bangsa Indonesia kepada dunia.
KRI Bima Suci dijadwalkan tiba di Vladivostok, Rusia, pada 10 Juni 2026 dan akan melaksanakan rangkaian kegiatan diplomasi maritim selama empat hari sebelum melanjutkan pelayaran ke etape berikutnya dalam Satlat Kartika Jala Krida 2026.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Muhammad Ali menyampaikan bahwa partisipasi TNI AL dalam pelayaran muhibah diplomasi merupakan implementasi dari cita-cita bangsa Indonesia dalam membangun persahabatan antar negara serta memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia internasional.
Aentenews by Ampelsa




