Banda Aceh (Aentenews) – Ditreskrimum Polda Aceh bersama Pol Airud dan Satreskrim Polresta Banda melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pascaledakan yang terjadi di kapal angkutan penyeberangan KMP Aceh Hebat-2 di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh.
Selain melakukan Olah TKP, Tim gabungan Polda Aceh juga melakukan identifikasi terhadap sebanyak 15 korban yang mengalami luka bakar akibat ledakan di kamar mesin KMP Aceh Hebat-2 sekitar pukul 11.45 Wib saat bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh.
“Kita masih melakukan oleh TKP untuk mencari penyebab dan sumber ledakan di ruang kamar mesin KMP Aceh Hebat-2,” kata Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Miftahuda Dhiza Fezuono di Banda Aceh, Jumat (12/6/2026).
Dikatakannya, untuk pastinya petugas masih mendalami dan nanti tunggu kronologinya . Tapi, yang pastinya peristiwa ledakan bersumber dari ruangan mesin kapal yang saat bersandar di Pelabuhan.
Informasi awalnya, para Taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati, kabupaten Aceh Besar sedang melakukan praktek di ruangan kamar mesin sesuai dengan jurusannya bersama kepala kamar mesin KMP Aceh Hebat-2, Agus Widodo.
Sementara, hasil identifikasi nama nama korban luka bakar akibat ledakan di KMP Aceh Hebat-2 yang berjumlah sebanyak 15 orang dan satu orang di antaranya kepala kamar mesin kapal, Agus Widodo (47) beralamat kota Sabang.
Adapun nama Taruna korban luka bakar ledakan tersebut, yakni
1. Agus Widodo, umur 47 tahun, Kepala Kamar Mesin (KKM) Kapal Aceh Hebat 2, alamat Balohan, Kota Sabang.
2. Adit Mursandi, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang II, lahir di Labuhanbatu Selatan, 08 Februari 2005, jenis kelamin laki-laki.
3. Billy Subana Sitepu, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang II, lahir di Medan, 23 Agustus 2006, jenis kelamin laki-laki.
4. Muhammad Aydil Farizshi, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang II, lahir di Sabang, 29 April 2005, jenis kelamin laki-laki.
5. Muhammad Dio Febrianto, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang II, lahir di Naga Kisar, 26 Februari 2008, jenis kelamin laki-laki.
6. Muhammad Zulfikar, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang II, lahir di Medan, 27 Oktober 2006, jenis kelamin laki-laki.
7. Mujibur Rahman, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang II, lahir di Desa Baro, 11 Desember 2003, jenis kelamin laki-laki.
8. Ridho Ramadhani Saputra, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang II, lahir di Klaten, 09 Oktober 2005, jenis kelamin laki-laki.
9. Samuel Alvaro Aruan, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang II, lahir di Bukit Lima, 08 Agustus 2006, jenis kelamin laki-laki.
10. Soufi Ramadhan, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang III, lahir di Meuraxa, 04 Oktober 2006, jenis kelamin laki-laki.
11. Fakhri Herdieco, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang I, lahir di Binjai, 13 Februari 2007, jenis kelamin laki-laki.
12. Faris Aflandi Pratama, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang I, lahir di Bengkulu, 05 September 2007, jenis kelamin laki-laki.
13. Iqbal Diansyah, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang I, lahir di Langsa, 07 September 2005, jenis kelamin laki-laki.
14. Muhammad Bilal Ramzi, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang I, lahir di Sabang, 28 Oktober 2006, jenis kelamin laki-laki.
15. Reyhan Gunawan, Taruna DP-IV Teknika Pembentukan Gelombang I, lahir di Medan, 24 Juni 2007, jenis kelamin laki-laki.
“Seluruh korban yang mengalami luka bakar akibat ledakan yang terjadi di ruang kamar mesin KMP Aceh Hebat-2 itu saat ini sudah mendapat penanganan intensif dari tim doket di Rumah Sakit Zainal Abidin, Banda Aceh,” kata Kasatreskrim , Kompol Miftahuda Dhiza.
Aentenews by Ampelsa.




