BireuenEkonomi

Menteri PU uji coba pengaliran irigasi Pante Lhong pascabencana

Bireuen (Aentenews) – Menteri Pekerjaan Umum, Doddy Hanggodo, didampingi Bupati Bireuen Ir. melaksanakan uji coba pengaliran Bendung Irigasi Pante Lhong saat kunjungan kerja di Gampong Beunyot, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh. Rabu (29/7/2026).

Kegiatan uji coba untuk memastikan fungsi irigasi dalam pemenuhan kebutuhan air  lahan pertanian sebagai percepatan pemulia infrastruktur yang terdampak bencana di wilayah tersebut. Sebelum uji coba dilakukan Menteri PU juga melaksanakan temu ramah bersama ratusan petani setempat. 

“Uji coba untuk menjamin seluruh sistem beroperasi sesuai standar dan rencana. Infrastruktur yang dibangun kembali harus memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya petani,” tambah Menteri PU Doddy Hanggodo. 

Rombongan meninjau langsung proses pengaliran air dari bendung menuju jaringan saluran hingga masuk ke lahan persawahan petani, sekaligus memastikan bendung befungsi optimal bebas kendala. 

Pemulihan fungsi infrastruktur ini diproyeksikan mendongkrak produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional. Di hadapan warga dan petani, Menteri Doddy menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur rusak akibat banjir dan longsor di Aceh menjadi prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo, khususnya agar sektor pertanian segera bangkit kembali pasca musibah parah akhir November lalu.

 “Pemerintah pusat berkomitmen penuh agar petani terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh bisa bangkit secepatnya. Alhamdulillah, kami saksikan langsung perkembangan perbaikan di lapangan berjalan tepat sasaran dan sesuai jadwal,” kata Menteri Doddy. 

Menteri mengatakan, mulai tahun ini para petani bisa kembali menggarap lahan dan menanam dengan tenang. Apabila masih ditemukan kendala di jaringan saluran, akan segera dilakukan normalisasi agar tidak menghambat masa tanam,.

Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian dan dukungan nyata pemerintah pusat dalam pemulihan dampak bencana, terutama rehabilitasi saluran irigasi yang menjadi tumpuan hidup ribuan keluarga petani. “Selama pascabencana, para petani sangat kesulitan mendapatkan air untuk sawah.

Kini kondisi perlahan berubah membaik, sebagian warga bahkan sudah mulai masuk masa tanam kembali,” ujar Bupati Mukhlis. Dijelaskan, dari total luas lahan sawah Bireuen mencapai 15.000 hektar, sekitar 2.000 hektar lebih terdampak parah banjir. Hingga saat ini penanganan intensif terus dilakukan, sebagian besar sudah dinormalisasi dan dipastikan segera berfungsi normal kembali seperti sediakala guna mendukung kesejahteraan masyarakat luas.

Optimalisasi Bendung Irigasi Pantee Lhoong diharapkan mampu melayani kebutuhan air irigasi bagi lahan pertanian seluas 6.562 hektare. Infrastruktur irigasi yang kembali berfungsi akan mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Aentenews by Ampelsa 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button