AcehOlaharaga

Mualem: Organisasi olahraga tidak hanya butuh kemampuan, tapi

Banda Aceh (Aentenews) – Gubernur Aceh Muzakir Manaf, sapaan akrab Mualem menilai jajaran pengurus baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) memiliki kemampuan untuk membawa olahraga Aceh semakin maju, namun dituntut untuk disiplin dan bekerja sesuai tanggung jawab masing-masing.

“Saya rasa pengurus kali ini mampu menjalankan organisasi dengan baik. Tapi dalam bidang olahraga bukan hanya kemampuan yang dibutuhkan, tapi harus ada uang untuk mendukung usaha kita,” katanya saat melantik Pengurus KONI Aceh masa bakti 2025–2029 di Banda Aceh, Senin malam.

Untuk itu, gubernur menyatakan bahwa Pemerintah Aceh pasti mendukung dan memberi semangat. “Kami akan berikan dana secukupnya, karena tanpa dukungan anggaran, olahraga tidak akan maksimal,” tambahnya.

Ia menyebut capaian delapan medali emas pada PON Jawa Barat sebagai momentum kebangkitan olahraga Aceh. Pada masa tersebut pula, Aceh berhasil memperjuangkan diri sebagai tuan rumah PON 2024.

“Binalah anak-anak Aceh yang punya bakat. Rangkul generasi muda agar mereka berkiprah dalam olahraga, bukan terjebak kegiatan negatif,” pesan Mualem.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menyampaikan keyakinannya bahwa KONI Aceh di bawah kepemimpinan baru mampu meningkatkan kualitas pembinaan atlet.

“InsyaAllah Pon Yahya akan mampu melanjutkan pembinaan atlet sehingga prestasi olahraga Aceh bisa semakin baik ke depan,” katanya.

Ketua KONI Aceh, Saiful Bahri atau Pon Yaya, menegaskan bahwa tanggung jawab pengurus saat ini sangat berat, terutama mempertahankan posisi enam besar nasional pada PON mendatang.

“Kami butuh sentuhan pemerintah Aceh karena tugas ke depan semakin berat. Kami harus mempertahankan peringkat enam nasional,” ujarnya.// Redaksi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button