Padi gogo di lahan BUMDes Kota wisata Sabang dipanen

Sabang (Aentenews) – Program ketahanan pangan di Desa Bateeshoek di Kota wisata Sabang, berhasil memanen padi gogo di lahan seluas lebih satu hektare.
Secara keseluruhan, lahan BUMDes yang tersedia sekitar tiga hektare, dengan lebih dari satu hektare di antaranya dimanfaatkan untuk penanaman padi gogo, dan dapat menghasilkan setara gabah hingga 2,5 ton.
Sekretaris Daerah Kota Sabang Andri Nourman bersama para petani, Komandan Kodim 0112/Sabang Letkol Kav. Edi Purwanto dan dinas terkait, serta aparatur setempat melaksanakan panen perdana padi gogo dalam rangka Program Ketahanan Pangan Gampong Tahun 2026 di Gampong Bateeshoek, Kota Sabang.
Andri Nourman mengatakan program ketahanan pangan menjadi prioritas Pemerintah Kota Sabang dalam menjaga ketersediaan bahan pangan masyarakat, terutama dalam kondisi pascabencana yang melanda sejumlah wilayah Sumatera termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Program ketahanan pangan ini sangat penting untuk menjaga ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Kami berharap motivasi para petani terus meningkat, sehingga program ketahanan pangan yang digagas Presiden Prabowo dapat berjalan berkelanjutan dan terus dikembangkan ke depan,” kata Sekda Kota Sabang.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 terjadi peningkatan luas areal tanam padi di Kota Sabang dari sebelumnya sekitar 20 hektare menjadi sekitar 40 hektare yang tersebar di tiga kecamatan. Peningkatan ini diharapkan mampu mendorong semangat dan partisipasi para petani dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
“Atas nama pemerintah dan seluruh stakeholder di Kota Sabang, kami mengajak para petani untuk tidak ragu dan tetap termotivasi menanam padi, karena hal ini menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat,” ujar Andri Nourman. Aentenews by Arwella.




