Penurunan debet air sungai mulai berdampak suplai air bersih di Aceh Besar

Foto Ilustrasi . Warga berjalan di pintu Bendungan Krueng Aceh, Desa Seuneubok, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Rabu (15/2/2020).
Aceh Besar (Aentenews) – Kekeringan yang melanda kawasan Aceh Besar mulai berdampak pada penurunan debit air sungai Krueng Aceh, sehingga suplai air bersih kepada pelanggan terganggu karena penyusutan permukaan air baku di bendungan karet Intake Perumdam Tirta Mountala WTP Pasi Lamgarot, cabang Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.
“Penyusutan debit air baku pada bendungan karet, mengakibatkan terjadi penumpukan lumpur (sendimen) pada lokasi penyedotan berdampak suplai air terhenti,” kata Plt. Direktur Utama Perumdam Tirta Mountala ,Aceh Besar Ir. Yusmadi, Kamis (6/8/2026).
Dikatakannya, pengendapan lumpur yang terlalu tebal di area penyedotan, telah terjadi penyumbatan dan berdampak pada terhentinya suplai air bersih ke pelanggan dar intake WTP Pasi Lamgarot cabang Siron sempat terhenti selama lima jam.
Ia menyebutkan, intake Pasi Lamgarot cabang Siron memiliki Kapasitas produksi 100 liter/detik yang mensuplai air ke kawasan Kajhu, Lambaro Angan, Tungkop dan sekitarnya di wilayah kabupaten Aceh Besar.
Untuk mengatasinya, petugas diterjunkan ke lokasi membersihkan lumpur dan upaya normalisasi dapat dilakukan hingga malam. “Saya menyanpaikan terima kasih dan apresiasi kepada para petugas yang telah berjibaku selama 5 jam lebih membersihkan endapan lumpur tebal yang ada di sekitar instalasi penyedotan,” katanya.
Alhamdulillah, katanya, kerja keras kawan-kawan produksi air bersih di Intake WTP Pasi Lamgarot cabang Siron telah normal kembali dan suplay air ke pelanggan juga sudah lancar.
Sementara itu, Kepala instalasi Intake WTP Pasi Lamgarot Cabang Siron Perumdam Tirta Mountala Aceh Besar Rafi Rizkhan, menyatakan kodisi kemacetan produksi sudah terdeteksi satu jam sebelumnya.
“Tanda-tanda kemacetan sudah terdeteksi sebelumnya, setelah kita analisa penyebabnya dan hasil kajian di lapangan penyebabnya pendangkalan dan lumpur akibat debet air sungai menurun ” kata Rafi Rizkhan.
Aentenews by Ampelsa.




