Aceh Tamiang

Tumpukan material banjir masih mengenangi rumah warga Aceh Tamiang

Tumpukan sampah di halaman salah satu rumah warga di Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Foto diambil pada Sabtu (27/12).

Kuala Simpang (Aentenews) – Tumpukan material banjir masih menumpuk di dalam dan halaman rumah warga disepanjang Jalan Banda Aceh-Medan, kawasan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.

Pantauan aentenews.com, Ahad pagi, warga terus  berupaya sendiri menyingkirkan material banjir seperti lumpur dan sampah-sampah dari dalam dan halaman rumah mereka. 

Warga yang rumahnya berada dipinggir jalan  dengan alat seadanya menyingkirkan perabotan rumah yang hancur, seperti kursi, tempat tidur, dan lemari pakaian..

Motor dan mobil bekas rendaman  air dan lumpur masih terlihat parkir di depan rumah warga korban banjir Aceh Tamiang.

Masyarakat menilai pembersihan rumah dan penyingkiran lumpur dari rumah mereka jika diharap dari pemerintah, akan lamban. “Kalau hanya mengandalkan alat sederhana dan hanya dilakukan warga, kapan mau selesainya pembersihan lumpur yang mengenangi rumah kami, ” kata Saiful, warga Kuala Simpang.

Selain  di rumah warga, genangan material lumpur yang terbawa saat banjir satu bulan lalu itu juga masih terlihat di halaman-halaman beberapa sekolah di Kuala Simpang.

“Apakah pemerintah tidak paham. Kalau sampai hari ini jika masih ada  sekolah belum dibersihkan dari genangan lumpur, kemudian masa libur berakhir di tanggal 4 Januari 2026. Bisakah proses belajar dan mengajar berjalan”? ujar Saiful.

Lambannya penanganan pascabencana juga dipertanyakan Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadhlon.

” Penanganan pascabencana seperti pembersihan material lumpur di pemukiman memang mulai dilakukan, tapi saya lihat agak lamban. Kita hari ini lagi berburu dengan waktu,” ujarnya.

Selain itu, rumah ibadah seperti masjid dan mushalla juga harus segera dibersihkan, karena hingga saat ini masih ada yang belum ditangani.”Tak lama lagi warga akan  menghadapi puasa Ramadhan. Ini yang saya khawatirkan jika pemerintah lamban, ” kata Fadhlon. //Redaksi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button