Bupati Pidie dorong sekolah sehat dan inklusif

Bupati Pidie Sarjani Abdullah saat meresmikan program WASH di SD Negeri 02 Garot Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie, Kamis (12/2/2026) (Foto.IST).
Sigli (Aentenews) – Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, meresmikan sekaligus melakukan serah terima program model sarana WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) yang aman, berketahanan iklim, dan inklusif di SDN 02 Garot, Kecamatan Indrajaya, Kabupaten Pidie, Kamis (11/2).
Peresmian tersebut merupakan bagian dari program kolaborasi antara UNICEF Indonesia dan Yayasan Aceh Hijau yang bertujuan meningkatkan akses air bersih, sanitasi, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
Bupati Pidie menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UNICEF Indonesia dan Yayasan Aceh Hijau atas dukungan dan kontribusinya dalam mendukung peningkatan kualitas sarana pendidikan di Kabupaten Pidie.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pidie, kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada UNICEF Indonesia dan Yayasan Aceh Hijau. Kehadiran sarana WASH yang aman dan inklusif ini sangat penting dalam mewujudkan sekolah yang sehat dan ramah bagi seluruh peserta didik,” ujar Sarjani Abdullah.
Menurutnya, ketersediaan fasilitas air bersih dan sanitasi yang layak tidak hanya berdampak pada kesehatan siswa, tetapi juga berpengaruh terhadap kenyamanan serta kualitas proses belajar mengajar di sekolah.
“Pemenuhan sanitasi sekolah yang memadai merupakan bagian dari pembangunan budaya hidup bersih dan sehat sejak dini. Ini menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang generasi masa depan,” tambahnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala UNICEF Perwakilan Aceh Andi Yoga Tama, Pimpinan Yayasan Aceh Hijau Syarifah Marlina, M.Sc, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Provinsi Aceh, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pidie, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie, Kepala Dinas Dayah Kabupaten Pidie, serta para kepala sekolah.
Selain di SDN 02 Garot, program model sarana WASH ini juga diterapkan di SD Beungga dan SD Keude Batee. Ketiga sekolah tersebut telah melalui proses verifikasi dan penilaian sehingga dinilai layak menjadi lokasi penerapan model sarana WASH yang aman, berketahanan iklim, dan inklusif.
Pemerintah Kabupaten Pidie berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan serta menjadi langkah konkret dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan inklusif di seluruh wilayah Kabupaten Pidie.//Aentenews by Amir Sagita




