NasionalPolitik

Rektor USK: Perguruan Tinggi harus menjadi penjaga moral kebangsaan

Banda Aceh (Aentenews) – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh Prof DR Ir Marwan menegaskan bahwa Perguruan Tinggi harus bertransformasi menjadi penjaga moral dan ideologis kebangsaan.

USK secara proaktif telah menjalankan peran tersebut melalui mata kuliah wajib seperti Pembinaan Karakter dan Pancasila, yang bertujuan melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika, katanya di Banda Aceh, Rabu.

Hal tersebut disampaikan pada kuliah umum Empat Pilar Kebangsaan yang menghadirkan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), H. Ahmad Muzani, di Gedung AAC Dayan Dawood.

Kuliah umum Ketua MPR RI Ahmad Muzani tersebut menyoroti tantangan karakter generasi muda di era digital, sekaligus menegaskan peran konstitusi dalam menjaga perdamaian global.

Marwan menyambut baik inisiatif MPR RI. USK juga menyoroti dampak digitalisasi terhadap nilai-nilai kebangsaan. Rektor mengutip temuan riset yang menunjukkan adanya pergeseran cara memahami nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda akibat paparan budaya global.

“Kami menyadari adanya tantangan ketika sebagian generasi muda cenderung membangun jati diri berdasarkan tren di dunia maya, bukan lagi pada nilai moral dan budaya bangsa. Hal ini berisiko memicu polarisasi di ruang digital,” ujar Prof Marwan.//Redaksi

Sumber: Humas USK

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button