Gerai KD/KMP di titik 0 Indonesia bagian barat mulai dibangun
Sabang (Aentenews) – Gerai dan gudang Koperasi Desa/Koperasi Merah Putih (KD/KMP) untuk daerah berjuluk “titik 0” Indonesia bagian Barat, Kota Sabang, Provinsi Aceh sudah mulai dibangun, yang ditandai peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut oleh Wali Kota Sabang, Zulkifli H Adam, Sabtu.
Peletakan batu pertama pembangunan gerai dan gudang KDKMP) oleh Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam bersama Dandim 0112/Sabang Letkol Kav Edi Purwanto dan OPD terkait, di Gampong Cot Abeuk, pada 16 Oktober 2025.
Peletakan batu pertama itu bagian dari pembangunan 800 unit gudang dan gerai Koperasi Merah Putih yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengelolaan koperasi di tingkat desa.
Wali Kota Sabang Zulkifli H Adam mengatakan, keberadaan KMP akan menjadi kekuatan baru bagi masyarakat gampong dalam membangun kemandirian ekonomi, sekaligus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sabang.
“Kami tentu sangat mendukung penuh program koperasi sebagaimana arahan dari Bapak Presiden. Apalagi disampaikan bahwa setiap koperasi akan mendapat bantuan sebesar Rp3 miliar untuk pengembangan usaha. Ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat,” kata Zulkifli.
Lebih jauh, Wali Kota berharap bantuan tersebut dapat dikelola dengan baik dan penuh tanggung jawab, sehingga KDKMP dapat berjalan secara berkelanjutan. Karena program ini dinilai sejalan dengan arah pengembangan ekonomi Sabang yang akan difokuskan pada sektor pertanian.
“Ke depan, selain sektor pariwisata, Sabang juga akan memprioritaskan sektor pertanian, khususnya penanaman cokelat. Melalui kegiatan koperasi, para petani dapat terbantu dalam hal kebutuhan seperti pupuk, bibit, dan keperluan lainnya,” lanjutnya.
Sementara itu, Dandim 0112/Sabang Letkol Kav Edi Purwanto menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan menyukseskan program pembangunan pemerintah daerah, sesuai dengan tugas pokok TNI, yaitu melaksanakan operasi militer selain perang.
Dijelaskan, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Sabang ditargetkan rampung pada Januari mendatang dengan tujuh gerai aktif di setiap koperasi.
“Kami membantu memperlancar proses koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak terkait. Nantinya akan ada PT Agrinas Pangan Nasional yang menyalurkan dana ke koperasi, dan kami berperan sebagai liaison officer untuk mendukung pelaksanaan pembangunan ini,” jelasnya.
Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung keberadaan koperasi sebagai penggerak ekonomi desa. Karena koperasi merupakan sokoguru pemberdayaan ekonomi daerah yang mampu menampung dan mengelola berbagai komoditas masyarakat dengan lebih baik.
Saat ini, pembangunan tahap awal dilakukan di tiga lokasi, yaitu Gampong Cot Abeuk, Jaboi, dan Bateshoek. Secara keseluruhan, Sabang akan memiliki 18 koperasi dengan masing-masing tujuh gerai di setiap gampong. Total sebanyak 126 gerai yang akan tersebar di seluruh Sabang.
Pewarta Sabang: Arwella




