Aceh BaratHukum

Bupati sebut kasus ledakan tabung oksigen ditangani polisi

Meulaboh (Aentenews) – Bupati TAceh Barat Tarmizi menyebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait penanganan peristiwa meledaknya tabung gas oksigen yang mengakibatkan dua korban meninggal dunia pada Rabu (5/11).

“Saat ini kasus sedang ditangani oleh Polres Aceh Barat. Pemilik gudang sedang diperiksa untuk mengetahui penyebab pasti kejadian,” katanya di Meulaboh, Kamis.

Selain itu, Bupati Tarmizi mengatakan pihak pemerintah gampong diminta segera melakukan pendataan terhadap seluruh rumah warga yang mengalami kerusakan. “Kami telah meminta keuchik agar mendata semua rumah yang terdampak, supaya penanganan dan bantuan bisa segera dilakukan,” tambah bupati.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berkomitmen untuk memberikan perhatian dan bantuan kepada keluarga korban serta warga yang terdampak.

Bupati Tarmizi berharap, kejadian serupa tidak terulang kembali dan mengimbau agar pelaku usaha yang berisiko tinggi dapat memperhatikan standar keselamatan kerja secara ketat.

Suasana duka menyelimuti Gampong Gampa, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, setelah terjadi ledakan hebat di sebuah gudang pengisian oksigen pada Rabu (6/11). Insiden tersebut menyebabkan dua orang pekerja meninggal dunia dan sekitar 15 unit rumah warga mengalami kerusakan akibat dahsyatnya getaran dari ledakan itu.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah tersebut. “Kami turut berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Gampong Gampa. Ledakan tabung gas oksigen ini menyebabkan dua orang meninggal dunia,” ujar Tarmizi.

Menurut laporan sementara, dua korban meninggal dunia masing-masing berasal dari Sumatra Utara dan Aceh Utara. Sementara itu, sejumlah rumah di sekitar lokasi mengalami kerusakan, mulai dari plafon ambruk hingga kaca jendela pecah.// RIO

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button