
Sejumlah siswa menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri 20 Banda Aceh, Aceh, Kamis (30/10/2025). Foto Aentenews by Ampelsa.
Banda Aceh (Aentenews) – Mekanisme penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di sejumlah sekolah khusus untuk bulan Ramadhan 2026 di Aceh masih menunggu petunjuk dari pemerintah atau Badan Gizi Nasional.
Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani makanan bergizi gratis mengakui hingga saat ini belum mendapat arahan atau petunjuk terkait mekanisme penyaluran MBG pada bulan Ramadhan.
“Sejauh ini, kami belum menerima informasi lebih lanjut mengenai teknis operasional di bulan Ramadhan,” kata Achsanu, pengelola SPPG membidangi bagian gizi di Banda Aceh, Selasa (27/1).
Sementara itu Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Aceh, Mustafa Kamal, menyatakan, mekanisme penyluran MBG di derah itu akan dibahas dalam pertemuan bersama pemerintah Aceh dan Majelis Permusyawratan Ulama (MPU).
“Dalam rapat koordinasi itu, akan membahas mekanisme MBG untuk bulan Ramadhan. Pertemuan dengan instansi terkait akan dilakukan dalam waktu dekat,” kata Mustafa Kamal.
Pertemuan untuk memperoleh masukan dan solusi seperti apa penyaluran MBG di bulan Ramadhan dan dalam hasil rapat dengan pihak terkait baru kita akan umum mekanisme penyaluran MBG.
Di sisi lain, kita juga menghargai kearifan lokal , karena pada bulan ramadhan di aceh memiliki kehkususan tersendiri yang wajib kita patuhi, karena anak anak berpuasa di bulan ramadhan .
Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana meastikan penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) saat bulan Ramadhan 2026 tetap berlangsung ke sekolah sekolah.
Dadan mengatakan, MBG tetap akan disalurkan pada saat jam sekolah. Anak-anak dapat membawa pulang makanan itu ke rumah. “Seperti tahun lalu, untuk daerah yang mayoritas berpuasa, makanan akan dibagikan pada saat jam sekolah.
Ketika pulang, mereka membawa makanan itu,” kata Dadan saat ditemui Kompas.com di Menara Kompas, Senin (19/1/2026). Dadan menambahkan, MBG akan dibagikan dalam bentuk makanan siap saji yang memiliki daya tahan hingga 12 jam sehingga masih layak dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.
Terkait kebijakan MBG tersebut, Kepala SMP 1 Banda Aceh, Rima Afriani menanggapi pihak sekolah akan tetap mengikuti mekanisme penyaluran MBG bulan Ramadhan dan apa yang terbaik diputuskan pemerintah itulah pilihannya. Aentenews by Ampelsa.




