Jelang Ramadhan, Harga Daging di Pasar Induk Lambaro Merangkak Naik
Aceh Besar (Aentenews) – Mendekati tradisi Meugang Ramadhan 1447 Hijriyah, harga daging di sejumlah pasar tradisional provinsi Aceh mulai menguat mencapai Rp160.000 hingga Rp170.000 per kilogram atau naik kisaran 10 persen dari kondisi normal.
Pemantauan di pasar Induk Lambaro, kabupaten Aceh Besar, Jumat (13/2/2026), sejumlah pedagang menawarkan harga daging kepada pengunjung bervariasi menurut kualitasnya, antara Rp160.000 hingga Rp170.000 per kilogram.
Rahmat Aulia, pedagang daging di pasar Lambaro, membenarkan menjelang Ramadhan tahun ini harga daging sudah mulai naik , namun kenaikannya hanya sekitar 10 persen dibanding harga normal.
Ia menjelaskan, penyebab kenaikan harga daging menjelang Meugang Ramadhan, karena harga ternak lembu juga naik. “kalau harga lembu naik, berdampak pada harga daging,” kata Rahmad.
Kenaikan harga ternak ukuran bobot 500 kg mencapai Rp31 juta per ekor, sedangkan sebelumnya seharga Rp27 juta per ekor.
Sehubungan menjelang Ramadhan, pedagang menyatakan belum begitu berdampak terhadap daya beli masyarakat. Warga yang berbelanja daging sudah mulai ramai, namun masih terbatas rata rata mereka membeli daging sebanyak satu kilogram.
Pedagang memprediksi harga daging akan bergerak naik pada hari pertama hingga hari kedua tradisi Meugang Ramadhan dengan kisaran Rp180.000 hingga Rp190.000 per kilogram.
Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyalurkan dana sebesar 72,750 miliar untuk pengadaan sapi pemenuhan kebutuhan daging warga untuk daerah yang terdampak bencana.
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf mengintruksi kepada para bupati dan wali kota segera menindaklanjuti bantuan tersebut dengan melakukan pembelian sapi sesuai alokasi dana yang telah ditransfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) masing-masing.
Adapun 19 kabupaten dan kota penerima bantuan tersebut meliputi, Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Aceh Timur, Bireuen, Langsa, Aceh Utara, Aceh Barat, Pidie, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Subulussalam Ditargetkan, penyaluran bantuan daging Meugang itu rampung paling lambat satu hari sebelum Ramadhan 1447 Hijriah.
Momentum Meugang menyambut Ramadhan merupakan tradisi yang sangat kuat di kalangan masyarakat Aceh. Warga yang terdampak bencana membutuhkannya agar perayaan tradisi Meugang Ramadhan menjadi makna merasakan dalam kebersamaan
Aentenews by Ampelsa




