
Banda Aceh (Aentenews) – –Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Khalid, menilai lonjakan kunjungan wisatawan domestik ke berbagai destinasi di Aceh selama libur Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi indikator bahwa provinsi ini aman dan nyaman untuk dikunjungi.
Di Banda Aceh, Jumat, ia menilai sejak beberapa tahun terakhir atau pascatsunami 26 Desember 2004, sektor pariwisata Aceh mulai diminati untuk dikunjungi para wisatawan baik domestik maupun mancanegara,.
“Kita melihat bagaimana wisatawan dari dalam (domestik) seperti asal Sumatera Utara, Riau dan Pulau Jawa yang kerap berlibur ke Aceh pada momen-momen tertentu, misal saat pergantian tahun masehi, dan Idul Fitri/Adha, ” ujar Khalid yang juga Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRA.
Sementara informasi yang diperoleh, kunjungan wisatawan mancanegara ke Aceh didominasi asal Malaysia dan Singapura.
“Semua itu, selain faktor keamanan yang terjaga serta keramahan masyarakat, keindahan alam terutama Pulau Weh Sabang telah menjadi daya tarik utama wisatan ke Aceh,” katanya menambahkan.
Khusus liburan panjang Lebaran Idul Fitri 2026, politisi muda itu juga menilai Pemerintah daerah bersama pihak kepolisian telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan keamanan pengunjung, termasuk pengawalan di titik penyebarangan penyeberangan Banda Aceh-Sabang serta jalur-jalur darat strategis tujuan Kota Medan, Sumatera Utara.
Penempatan aparat kepolisian di berbagai objek wisata seperti Pantai Lampu’uk untuk menjaga ketertiban dan kelancaran lalu lintas selama masa libur Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Penempatan petugas itu harus dilihat semata-mata sebagai pelayanan optimal kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang menikmati liburan panjang Idul Fitri, ” kata dia.
Aceh memiliki potensi wisata yang sangat kaya, mulai dari keindahan alam seperti Pantai Iboih di Pulau Weh, Taman Nasional Gunung Leuser, hingga destinasi budaya dan sejarah seperti Masjid Raya Baiturrahman serta Museum Tsunami Aceh.
“Harapan saya, dengan terus pembenahan kualitas layanan dan menjaga keamanan, kita yakin Aceh akan semakin menjadi pilihan utama destinasi wisata di Indonesia,” demikian Khalid. //Redaksi.




