AcehLingkungan

Kebakaran hutan dan lahan di Aceh meluas capai 247 herktare

Banda Aceh (Aentenews) – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA)) mencatat hingga 6 Juni 2026 sebanyak 20 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan total seluas 247 hektare yang tersebar di beberapa daerah di provinsi Aceh.

Dari total seluas 247 hektar lahan yang terbakar, berada di 29 kecamatan dan 40 desa dengan estimasi kerugian ditaksir mencapai 34,7 miliar.

Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBA , menyebutkan wilayah dengan jumlah kejadian terbanyak adalah Kota Lhokseuma 5 kejadian, disusul Kabupaten Aceh Barat, 4 kejadian, dan Kabupaten Aceh Besar sebanyak 3 kejadian. Sementara itu, Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah masing-masing mencatat 2 kejadian, sedangkan Aceh Singkil, Nagan Raya, Aceh Jaya, dan Kota Langsa masing-masing mengalami 1 kejadian karhutla.

Meskipun jumlah kejadian terbanyak di Lhokseumawe, namun luas lahan yang terbesar kebakarannya di kabupaten Nagan Raya dengan total sekitar 95 hektar, sehingga mendapat perhatian khusus dalam upaya penanganan dan pencegahan karhutla di Provinsi Aceh.

BPBA menilai ancaman karhutla masih menjadi salah satu bencana yang perlu diwaspadai seiring meningkatnya suhu udara dan berkurangnya curah hujan di sejumlah wilayah Aceh. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko munculnya titik api, terutama pada lahan gambut, semak belukar, dan kawasan yang rentan mengalami kekeringan.

Untuk mengantisipasi karhutla dan meluasnya kebakaran, melakukan koordinasi dengan BPBD masing masing kabupaten dan selain dengan TNI/Polri, Manggala Agni serta melibatkan masyarakat.

BPBA juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah masing-masing.

“Pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam mengurangi risiko dan dampak karhutla. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar Aceh tetap hijau, aman, dan terhindar dari bencana asap,” imbauan BPBA.

Sementara, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti kebakaran hutan lahan di kabupaten Aceh Barat. Di Kecamatan dalam dalam wilayah kabupaten Aceh Barat luas lahan yang terbakar mencapai 20 hektare  dan sebagian sudah berhasil dipadamkan.

Foto Dok BPBD Aceh Barat

“Hingga saat ini, api belum sepenuhnya padam dan masih dalam penanganan tim gabungan. Total luas lahan yang terbakar di Kecamatan Bubon mencapai 20 hektare, dan sekitar separuhnya telah berhasil dipadamkan,” Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Guna mengoptimalkan penanganan karhutla, BNPB mengerahkan satu armada helikopter water bombing yang telah beroperasi sejak Minggu (7/6) di kabupaten Aceh Barat.BNPB mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana yang dapat dipicu oleh cuaca ekstrem selama masa peralihan musim, seperti angin kencang, hujan ekstrem, angin puting beliung, banjir, dan gelombang tinggi.

Aentenews by Ampelsa.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button