Aceh

Suplai listrik di 3 daerah terparah dampak bencana Aceh baru 40 persen

Banda Aceh (Aentenews) – Juru Bicara Pemerintah Aceh Muhammad MTA menegaskan bahwa daerah terparah rusaknya jaringan arus menengah di masyarakat seperti Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Aceh Timur tentu persentasenya masih dibawah 40 persen.

“Perlu kami sampaikan, dari beberapa pertemuan yang kami update, per-saat ini potensi suplai listrik seluruh Aceh terhadap jaringan menengah baru 60-70 persen,” katanya di Banda Aceh, Senin.

Untuk Banda Aceh sendiri kondisi saat ini masih pada posisi 35-40 persen menyala, dan apabila suplai Tegangan Tinggi dari Arun selesai pada hari ini atau besok maka berpotensi besar 100 persen menyala untuk Banda Aceh dan sekitarnya, karena nyaris tidak ada masalah pada jaringan tegangan rendah di masyarakat.

Khusus untuk Kota Lhokseumawe yang termasuk daerah terparah banjir pekan lalu itu sekitar 75 persen menyala. Sedangkan untuk Barat Selatan secara keseluruhan 70-80 persen.

“Kami berharap, atas kekeliruan yg disampaikan oleh Menteri ESDM tersebut tidak mengakibatkan kekecewaan masyarakat terhadap petugas PLN di lapangan, apalagi sampai terjadinya hal-hal yg tidak diinginkan terhadap mereka,” ujar MTA.

Petugas PLN dilapangan yang didatangkan hampir 1.000 petugas oleh PLN Pusat ini sedang bekerja ekstra dalam upaya pemulihan listrik untuk segenap masyarakat Aceh.

“Kami berharap, semua pihak harus sangat berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan terkait kebijakan publik apalagi di tengah bencana yang berpengaruh besar terhadap psikologi masyarakat korban dan trush terhadap pemerintahan,” kata dia.

    Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil saat laporan kepada Presiden bahwa listrik Aceh 93 persen menyala pada Sabtu (6/12).//Redaksi

    Related Articles

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Back to top button