Anak-anak korban banjir Aceh Tamiang mulai berharap uluran tangan pengendara

Banda Aceh (Aentenesw) – Sejumlah anak korban banjir bandang di Aceh Tamiang, mulai meminta perhatian dan uluran tangan dari pengemudi yang melintas di Jalan Lintas Sumatera Banda Aceh-Medan, Kuala Simpang.
Wartawan Aentenews dalam perjalan dari Kota Langsa menuju Aceh Tamiang, Ahad (28/12), para bocah berdiri dengan latar belakang rumahnya yang masih digenangi lumpur dan dinding rumah rusak akibat terjangan banjir sebulan lalu, menggugah setiap pengendara yang melintas agar memberikan uang receh kepada mereka.
“Mohon pak, kalau ada rezeki (uang) untuk jajan kami, ” ujar seorang anak yang usianya berkisar 10 tahun seraya mengaku pelajar kelas IV SD.
Anak-anak pengungsi membawa baskom sebagai tempat para dermawan menaruhkan uang recehan untuk didermakan kepada mereka.
Para anak pengungsi itu hanya berharap donasi dari para pelintas di depan rumah mereka itu adalah inisiatif sendiri.
“Ya, kalau dikasih alhamdulillah. Jika tidak, ya tidak apa-apa. Habis orangtua kan tidak bisa bekerja sejak bencana terjadi, ” ujar. //Redaksi.




